PSG Baru Dua Kali Alami Kekalahan di Ligue 1, Christophe Galtier Sudah Dikritik 

Manager Paris Saint-Germain (PSG) Christophe Galtier mendapat kritikan keras setelah sejumlah hasil minor PSG di Ligue 1 Prancis baru-baru ini.

PSG Baru Dua Kali Alami Kekalahan di Ligue 1, Christophe Galtier Sudah Dikritik 
Manager Paris Saint-Germain (PSG) Christophe Galtier mendapat kritikan keras setelah sejumlah hasil minor PSG di Ligue 1 Prancis baru-baru ini. (Instagram/@psg)

INILAHKORAN, Bandung - Manager Paris Saint-Germain (PSG) Christophe Galtier mendapat kritikan keras setelah sejumlah hasil minor PSG di Ligue 1 Prancis baru-baru ini.

Adapun, PSG tidak terkalahkan selama paruh pertama Ligue 1. Namun, setelah kembali bergulirnya musim pasca Piala Dunia 2022, raksasa Prancis itu kalah dua kali dari empat pertandingan liga mereka.

Kekalahan pertama PSG musim ini terjadi saat melawan Lens 3-1 pada 1 Januari lalu. Lionel Messi dan Neymar absen dari skuat pada laga tersebut.

Baca Juga : Fabrizio Romano Ungkap Keinginan Liverpool Merekrut Gelandang Wolverhampton Matheus Nunes Sebagai Langkah Masa Depan

Alarm PSG benar-benar berdering setelah kekalahan kedua mereka melawan Rennes dengan skor 1-0 pada 15 Januari. Pasukan Christophe Galtier tampak ompong selama pertandingan tandang itu.

Oleh karena itu, kritikan keras datang dari jurnalis RMC Sports Daniel Riolo, dengan menilai bahwa satu-satunya peran Galtier hanya bisa membawa bola dan menempatkan tiang selama sesi latihan timnya.

"Seperti yang lain, Galtier ada di sana untuk membawa bola, menempatkan tiang di tempat latihan," ujar Riolo, lewat le10sport, dikutip dari sportskeeda.

Baca Juga : Minim Dukungan, Persikabbar Harapkan Ketua Askab PSSI KBB bisa Membuka Ruang Komunikasi

Seperti diketahui, saat PSG kalah dari Rennes, Kylian Mbappe disimpan di bangku cadangan saat Hugo Ekitike berkolaborasi dengan Lionel Messi dan Neymar di lini depan.

Namun, Ekitike gagal tampil mengesankan dan digantikan pada menit ke-55 oleh Mbappe.

Mbappe yang meraih Sepatu Emas Piala Dunia itu melewatkan peluang emas di menit ke-70. Bermula dari umpan Messi yang sempurna, tetapi upaya Mbappe melambung di atas mistar.

Baca Juga : Chelsea Memburuk di Bawah Graham Potter, Pemecatan Thomas Tuchel Kembali Dipertanyakan

Kapten Rennes, Hamari Traore, mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut yang menyebabkan kekecewaan besar penggemar PSG.

Meski kalah, Parisians tetap berada di puncak klasemen Ligue 1. Mereka memiliki 47 poin di papan klasemen setelah 19 pertandingan, disusul Lens yang berada di posisi kedua dengan selisih tiga poin.

Sementara itu, Christophe Galtier telah mengirim peringatan kepada para pemainnya setelah kekalahan terakhir melawan Rennes.

Baca Juga : Gareth Bale Putuskan Gantung Sepatu dan Bagikan Pesan Emosional

Dapat dipahami bahwa Galtier kecewa dengan penampilan timnya melawan Rennes. Dia mengirimkan peringatan kepada para pemain timnya.

"Saya tidak akan berbicara tentang kekhawatiran, tetapi harus ada kesadaran, kami jelas dapat menemukan seribu alasan, seribu alasan," katanya.

"Tapi Piala Dunia sudah berakhir. Bahkan jika kami terpencar dan bubar selama delapan minggu, kami harus temukan kohesi dalam grup ini, ritme, intensitas," tambah Galtier.

Baca Juga : Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong Mengakui Vietnam Bermain Bagus

“Kami akan memiliki sepuluh hari untuk melatih vertikalitas, intensitas, dan keterampilan teknis. Dan sangat penting bagi kami untuk menemukannya," pungkasnya.

Selanjutnya, PSG akan menghadapi tim gabungan Al-Nassr dan Al-Hilal dalam pertandingan eksibisi di Stadion Internasional King Fahd, Riyadh, Arab Saudi, pada 19 Januari mendatang.

Di mana Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kemungkinan besar akan kembali berada dalam satu lapangan.*** (ridwan firdaus)

Baca Juga : Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2022, Iwan Bule: "Tetap Tegap Garudaku!"


Editor : donramdhani