Layak Ditunggu Festival Manggis Purwakarta

Layak Ditunggu Festival Manggis Purwakarta



INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta memiliki produk perkebunan rakyat yang cukup melimpah. Produk ini sangat menjanjikan dari sisi ekonomi, bahkan memiliki daya saing secara global.
 
Buah manggis adalah salah satu produk khas perkebunan di Purwakarta. Buah yang punya ciri khas warna kulit merah keunguan itu banyak dijumpai di Purwakarta, misalnya Wanayasa, Bojong, Kiarapedes, dan Darangdan. 
 
Berdasarkan data dari Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, luas lahan perkebunan Manggis mencapai 1.500 hektare. Lahan tersebut tersebar di empat kecamatan tadi. Rata-rata produksi buah manggis saat panen raya mencapai 47 ton per hektare. Hasil panen tersebut untuk memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor. 
 
Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Heri Anwar mengaku, pihaknya melihat potensi lain yang bisa dikembangkan di perkebunan rakyat tersebut. Apalagi dari sisi ekonomi yang tujuannya untuk peningkatan kesejahteraan warga.
 
"Kami tak ingin menyia-nyiakan potensi ekonomi lain dari produk perkebunan tersebut," ujar Heri kepada INILAH di kantornya, Selasa (19/3/2019).
 
Adapun upaya yang akan dilakukan, kata Heri, dengan menggelar event untuk menarik wisatawan. Buah manggis tak hanya dilihat dari sisi perkebunan, tapi pariwisata. 
 
"Insya Allah akhir pekan ini, Sabtu (23/3/2019), kami akan menggelar Festival Manggis. Lokasinya di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa," jelasnya. 
 
Dalam festival tersebut ada bazar beragam jenis produk olahan manggis, pameran dan edukasi cara menanaman manggis, hingga makan manggis sepuasnya secara cuma-cuma di lokasi. 
 
"Untuk kelancaran kegiatan, kami menggandeng Dinas Pangan dan Pertanian. Outputnya, bisa saja kami akan dorong supaya ada wisata Kebun Manggis Petik Sendiri di wilayah ini, " pungkasnya.