Pertama di Indonesia, Podomoro Park Bandung Hadirkan Klaster Rumah Tumbuh ke Bawah 

Pertama di Indonesia, Podomoro Park Bandung Hadirkan Klaster Rumah Tumbuh ke Bawah 
istimewa



INILAH, Bandung - Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat membuat investasi dan membeli rumah menjadi suatu hal yang hampir mustahil mengingat angka Covid-19 masih relatif tinggi. 

Namun, hikmah dari masa pandemi ini masyarakat cenderung menyadari sesuatu yang diperlukan adalah hunian sehat dan investasi terbaik jangka panjang.

Untuk itu, Podomoro Park Bandung menghadirkan hunian sehat yang menjadi solusi di tengah pandemi dengan menyediakan kawasan dengan kualitas oksigen terbaik. Dari luas 130 hektare, sebesar 50% kawasan hunian ini adalah kawasan hijau sehingga suplai oksigen menjadi kelebihan. 


Ruang gerak bagi penghuni juga tidak dibatasi dengan menghadirkan danau megah sepanjang 1 kilometer. Penghuni bisa berolahraga dan menikmati suasana danau yang asri. Selain itu, hunian ini juga dikelilingi gunung Bandung Selatan yang melengkapi suasana hunian untuk dapat menurunkan tingkat stres.

Dengan harga yang menguntungkan dari sisi investasi, Podomoro Park Bandung hadir untuk memberikan solusi hunian yang lebih melengkapi kebutuhan Anda di tengah pandemi dengan menghadirkan klaster terbaru rumah tumbuh ke bawah, Sadyagriya.

Klaster Sadyagriya: Hunian yang Mengadaptasi Kebutuhan di Tengah Pandemi

Memiliki hunian yang nyaman dan asri serta ditunjang dengan fasilitas yang lengkap merupakan impian semua orang. Namun tidak semua kawasan menyediakan keinginan dan kebutuhan hunian idaman tersebut. Saat ini, rumah bukan hanya sebatas tempat untuk beristirahat saja, namun di era modern ini rumah juga merupakan tempat spesial yang harus menyediakan kebutuhan hidup semua anggota keluarga.

Adalah Podomoro Park Bandung yang konsisten menghadirkan hunian yang menjadi impian dan idaman masyarakat. Terbukti, konsistensi Podomoro Park Bandung mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Klaster-klaster hunian yang dihadirkan selalu sold out oleh masyarakat yang mendambakan hunian idaman di kawasan Bandung Selatan yang asri dan memiliki udara segar. 

Mengusung konsep ‘Harmony with Nature’ Podomoro Park Bandung terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para penghuni. Podomoro Park Bandung yang berada di tengah alam pegunungan Bandung Selatan, adalah kawasan hunian resort yang mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan sehat dan aktif dalam satu kawasan. 

Animo yang besar dari masyarakat Indonesia terhadap hunian modern semakin memicu Podomoro Park Bandung untuk menghadirkan produk inovatif. Pasca peluncuran tipe Arsana yang stok unitnya menipis, kini Podomoro Park Bandung meluncurkan klaster Sadyagriya yang konsepnya berbeda dengan konsep klaster-klaster sebelumnya yang terlebih dahulu diluncurkan Podomoro Park Bandung.

Dewasa ini, pandemi Covid-19 memang mengubah kebiasaan kita. Saat ini Podomoro Park Bandung berkomitmen untuk melengkapi hunian di tengah pandemi melalui hunian dengan konsep expandable house atau rumah tumbuh.

Berbeda dengan rumah tumbuh pada umumnya, di Podomoro Park Bandung, pembeli akan menemukan rumah tumbuh ke bawah pertama di Indonesia sehingga pemilik memungkinkan untuk mendesain rumah idaman di lantai satu sesuai dengan selera dan kebutuhan masing-masing terutama di masa pandemi.

Klaster yang akan menjadi tren baru yang mampu melengkapi kebutuhan keluarga di tengah pandemi ini memiliki sejumlah keunggulan.

"Untuk pertama kalinya di Indonesia, Podomoro Park Bandung meluncurkan hunian dengan konsep hunian rumah tumbuh ke bawah yang kita beri nama klaster Sadyagriya," ujar Marketing General Manager Tedi Guswana dalam rilis yang diterima, Kamis (22/7/2021).

Di masa pandemi, semua kegiatan keluarga seperti bekerja dan sekolah berpindah di rumah. Semua aktivitas tersebut dituntut untuk dapat dilakukan di rumah seperti work from home dan learn from home. Untuk itu rumah yang dapat beradaptasi dengan aktivitas yang cepat berubah ini adalah konsep rumah tumbuh.

Sadyagriya dibangun dengan konsep dua lantai yang akan sangat memanjakan penghuninya. Klaster Sadyagriya memungkinkan penghuni untuk berkreasi membangun area open space di lantai 1 dan membangun ruangan untuk area bekerja atau sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda masing-masing.

Selain itu, penghuni dapat menjadikan lahan open space tersebut sebagai studio, dapur, art gallery hingga tempat untuk menyalurkan hobi.

Di lantai satu, penghuni akan mendapatkan kenyamanan ruang tamu yang modern dan nyaman. Selain itu, hadir pula konsep area kantor yang lengkap sehingga penghuni bisa dengan leluasa bekerja atau menyelesaikan tugas-tugas di tempat yang memiliki fasilitas lengkap.
Selain itu, untuk carport memiliki lahan yang cukup luas dan bisa menampung dua unit mobil.

Klaster Sadyagriya memiliki tiga tipe, yakni Amala Eka, Amala Tri, dan Amala Catur. Pada tipe Amala Eka luas lahan adalah 6x15 meter. Amala Tri dengan luas lahan 6x17 meter, sedangkan Amala Catur dengan luas lahan 6x18 meter.

Sejumlah keuntungan akan didapatkan ketika calon pembeli memilih rumah dengan konsep expandable. Klaster Sadyagriya bisa anda miliki dengan harga mulai dari Rp1,6 miliar saja.

"Terlebih lagi area pengembangan berada di lantai 1, sehingga ketika konstruksi dilakukan penghuni tidak perlu mengontrak rumah terlebih dahulu dan tetap nyaman tinggal di lantai 2. Fasilitas bintang 5 turut dihadirkan di klaster ini, dengan mudah Anda dapat menjangkau fasilitas clubhouse, menikmati keindahan panorama alam dan kesejukan udara khas Bandung selatan. Jadi jangan sampai terlambat untuk mendapatkan semua fasilitas yang dimiliki klaster Sadyagriya ini," jelasnya. (*)