Tunggu Kepastian, Robert Alberts Pastikan Para Pemainnya Pegang Komitmen

Tunggu Kepastian, Robert Alberts Pastikan Para Pemainnya Pegang Komitmen
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memastikan para pemainnya memiliki komitmen untuk tetap bersama tim meski Liga 1 2021-2022 tak kunjung digelar. Tak hanya lokal, namun juga pemain asing. 

Pelatih asal Belanda ini bahkan memiliki keyakinan tinggi para pemainnya akan hadir secara keseluruhan saat tim kembali memulai latihan bersama. Itu terjadi setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Indonesia berakhir. 

"Tapi jangan lupa, kami sudah beberapa kali memulai dan mencoba menyiapkan pemain untuk bisa bermain di laga kompetitif seperti di Piala Menpora yang sudah kami mainkan. Itu tidak mudah karena kami harus membuat rencana baru, dan ketika rencana baru itu diterapkan, janji yang diberikan pada kami tidak dipenuhi lagi," ungkap Robert saat dihubungi, Kamis (22/7/2021). 


Menurutnya, Persib merupakan satu di antara tim sepak bola Indonesia yang menderita dengan kegagalan penyelenggaraan Liga 1 2021-2022. Terlebih, hal itu sudah terjadi sejak di musim 2020 lalu. 

"Kami adalah salah satu yang menderita, kami adalah yang terus mencoba optimis ketika masuk ke lapangan. Manajemen pun terus mencoba optimis dan meyakinkan para sponsor," katanya. 

Karena itu, Robert memastikan harus menunggu kepastian mengenai jadwal kick off Liga 1 2021-2022. Sebab seluruh pemainnya, baik lokal maupun asing berada di kampung halamannya masing-masing. 

"Tentunya pemain harus kembali lagi, beberapa dari luar negeri, beberapa melakukan perjalanan dari dalam negeri. Dan seperti yang diketahui, kamu hanya bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat dan harus memenuhi kategori tertentu agar diizinkan untuk bisa bepergian," tambahnya. 

Robert mengaku hingga saat ini masih menunggu keputusan mengenai nasib Liga 1 2021-2022. Dia memastikan akan segera memanggil para pemainnya apabila kick off kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu sudah resmi dikeluarkan. 

"Jadi untuk semua ini, kami harus mendapat jawaban yang pasti dalam menggelar latihan. Bagaimana syarat untuk melakukan perjalanan, lalu pemain yang datang dari luar negeri bagaimana persyaratan karantina-nya, apakah tetap lima hari, bisa kurang atau lebih, itu semua belum kami ketahui. Itu baru terjawab ketika kami dapat konfirmasi mengenai informasi detail dan kepastian kapan fasilitas olahraga bisa digunakan lagi. Baru setelah itu, kami memanggil para pemain dan mereka akan tiba dengan kondisi yang hingga kini kami belum tahu bagaimana," jelasnya.(Muhammad Ginanjar)