Kasus Aktif Garut Turun, Tapi yang Meninggal Naik Tiga Kali Lipat

Kasus Aktif  Garut Turun, Tapi yang Meninggal Naik Tiga Kali Lipat



INILAH, Garut - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami penurunan menjadi sebanyak 987 kasus, Rabu (22/7). Jumlah tersebut berkurang 104 kasus dari sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak 1.091 kasus.

Hal itu tak terlepas dari adanya penambahan kasus pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 145 orang, lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 57 orang.

Akan tetapi sayangnya, penurunan kasus aktif Covid-19 tersebut malah diwarnai meningkatnya jumlah pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia yang mencapai sebanyak 16 orang. Jumlah tersebut tiga kali lipat lebih dari penambahan kasus pasien positif Covid-19 sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak lima orang.


Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, akumulasi kasus pasien positif Covid-19 di Garut sendiri hingga Rabu (21/7/2021) mencapai sebanyak 22.515 orang dengan adanya penambahan volume harian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 57 orang.

Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai sebanyak 20.462 orang dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 selesai pemantauan isolasi sebanyak 145 orang. 

Persentase kesembuhan pasien dari Covid-19 di Garut kini menjadi sekitar 90,88 persen, lebih tinggi dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai sekitar 90,46 persen.

Sedangkan akumulasi pasien positif Covid-19 meninggal dunia meningkat menjadi sebanyak 1.066 orang dengan adanya penambahan kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak 16 orang. 

Persentase kematian pasien positif Covid-19 di Garut pun menjadi sekitar 4,73 persen, atau naik sekitar 0,68 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai sekitar 4,67 persen. 

"Pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri sebanyak 687 orang, dan pasien positif masih dalam isolasi perawatan rumah sakit sebanyak 300 orang," kata Muksin.

Pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri berkurang sebanyak 101 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak 788 orang. Begitupun pasien positif masih dalam isolasi perawatan rumah sakit berkurang sebanyak 55 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak 355 orang.

Muksin pun kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-sehari dengan membiasakan mengenakan masker secara benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta mengonsumsi asupan bergizi seimbang dan tidak stress. 

Hal itu penting supaya rantai penularan Covid-19 khususnya di Kabupaten Garut dapat diputus. Sehingga semua bisa segera beraktivitas tanpa harus dihantui ancaman Covid-19 maupun variannya.(zainulmukhtar)