Speedtest: Internet Biznet & Telkomsel Tercepat

Speedtest: Internet Biznet & Telkomsel Tercepat
istimewa



INILAH, Jakarta - Kedua operator Telkomsel dan Biznet menjadi vendor ISP dengan kecepatan internet paling kencang di Indonesia. Setidaknya itu yang disebutkan oleh laporan Speedtest yang dirilis baru-baru ini.

Aplikasi yang menyediakan pengujian kecepatan koneksi internet tersebut baru saja merilis laporan terkait operator seluler dan penyedia jasa internet di Indonesia yang memiliki kecepatan paling kencang selama kuartal kedua tahun 2021.

Telkomsel disebut sebagai operator seluler yang menawarkan kecepatan internet mobile paling ngebut versi Speedtest selama Q2-2021. Internet yang disuguhkan operator plat merah ini mendapatkan skor 28,02 poin.


Operator yang kini dipimpin oleh Hendri Mulya Syam itu berhasil mengalahkan IM3 Ooredoo dan XL yang memiliki skor masing-masing 26,38 poin dan 20,96 poin.

Di posisi keempat dan kelima, ada Smartfren dengan 16,69 poin dan Tri Indonesia yang memperoleh skor 15,71 poin.

"Speedtest Intelligence mengungkapkan Telkomsel adalah operator seluler tercepat di antara provider teratas di Indonesia pada Q2 2021 dengan Speed Score 28,02 poin pada chipset modern," tulis Speedtest dalam situs resminya.

Bukan cuma mempunyai kecepatan internet yang cepat, Telkomsel juga unggul dalam hal latensinya yang hanya 30ms saja. Latensi internet rata-rata Telkomsel paling rendah daripada operator lainnya.

"Berdasarkan rata-rata latensi untuk penyedia seluler teratas di Indonesia selama Q2-2021, Telkomsel memiliki latensi terendah pada 30 ms," ujar Speedtest.

Operator yang baru saja berganti logo baru ini juga berhasil merebut posisi teratas perihal konsistensi kinerja jaringan. Konsistensi Telkomsel mencapai 84,1% dengan kecepatan download minimal 5 Mbps dan kecepatan upload minimal 1 Mbps.

"Dalam mengukur konsistensi kinerja masing-masing operator, kami menemukan bahwa Telkomsel memiliki Consistency Score tertinggi di Indonesia selama Q2 2021, dengan 84,1% hasil menunjukkan minimal kecepatan download minimal 5 Mbps dan kecepatan upload minimal 1 Mbps," jelas Speedtest.

Speedtest juga merilis data mengenai kecepatan internet fixed broadband. Hasilnya, Biznet unggul sebagai penyedia jasa internet yang menawarkan kecepatan paling kencang dengan skor 40,66 poin.

Di bawah Biznet, ada MyRepublic yang memiliki skor 35,63 poin. Di tempat ketiga dan keempat, diisi oleh Telkom dengan skor 17,78 poin dan First Media 16,51 poin.

"Speedtest Intelligence mengungkapkan Biznet adalah penyedia fixed broadband tercepat di antara penyedia teratas di Indonesia pada Q2 2021 dengan Speed Score sebesar 40,66 poin," ungkap SpeedTest.

Lalu berkaitan dengan latensi internet, peringkat mengalami perubahan. Telkom IndiHome memiliki rata-rata latensi terendah yakni 15ms. IndiHome mengalahkan layanan-layanan sejenis seperti MyRepublic, Biznet, dan First Media.

"Mengenai rata-rata latensi untuk penyedia fixed broadband teratas di Indonesia selama Q2 2021, Telkom memiliki latensi terendah yaitu 15 ms," tutur SpeedTest.

Terakhir mengenai konsistensi kinerja. Untuk kategori ini, Biznet kembali menduduki peringkat teratas dengan skor 84,1%. Di posisi kedua ditempati oleh MyRepublic dengan skor 83,5%. Sedangkan First Media dan Telkom berada di posisi ketiga dan keempat dengan skor 80% dan 79%.

"Biznet memiliki Consistency Score tertinggi di Indonesia selama Q2-2021 dengan 66,6% hasil menunjukkan kecepatan download minimal 25 Mbps dan kecepatan upload minimal 3 Mbps," jelas Speedtest.

Dalam laporannya juga, Speedtest mengungkap bahwa kecepatan internet mobile di Indonesia berada di peringkat 104 di dunia. Kecepatan download-nya mencapai 22,14 Mbps, kecepatan upload 12,61 Mbps, dan latensi 36ms.

Hasil ini tidak jauh berbeda dengan internet fixed broadband. Menurut laporan periode Q2-2021, rata-rata kecepatan download internet fixed broadband Indonesia sekitar 26,17 Mbps, upload mencapai 15,27 Mbps, dan latensi 19ms.


Hasil ini membawa Indonesia berada di urutan 116 untuk kecepatan fixed broadband, dibandingkan negara-negara lain.

Hasil ini bisa saja berubah di kuartal ketiga tahun 2021. Namun, laporan kecepatan internet ini sepertinya bisa menjadi referensi Anda ketika ingin memilih layanan internet. (inilah.com)