Pemotongan di RPH Kota Bogor Melonjak 200 Persen

Pemotongan di RPH Kota Bogor Melonjak 200 Persen
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Pada 2021 ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor memprediksi penurunan penjualan hewan kurban Kota Bogor sebesar 15-20 persen. Jumlah tersebut diperkirakan bertahan hingga selesai hari tasyrik. Namun, berbeda dengan permintaan penyembelihan hewan kurban di rumah potong hewan (RPH) Bubulak Kota Bogor yang meningkat hingga 200 persen.

"Jumlah total prediksi penjualan sapi di Kota Bogor 4.500 ekor, untuk kambing domba 6.000 ekor," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bogor Wina, Rabu (21/7/2021).

Sedangkan, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) RPH Kota Bogor Didong Suherbi memaparkan pada Idul Adha 1441 lalu, RPH Bubulak menerima pesanan pemotongan untuk 100 ekor hewan kurban. Sedangkan pada tahun ini, pihaknya sudah menerima sekitar 400 permintaan pemotongan hewan kurban.


"Naiknya hampir 200 persen lebih kalau dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu kami hanya menerima 100 permintaan pemotongan hewan kurban dari masyarakat. Kalau tahun ini sekitar 400 lebih permintaan pemotongan," ungkap Didong.

Didong menyebutkan, 400 hewan kurban tersebut terdiri atas 100 ekor kambing dan domba, serta 300 ekor sapi. Pemotongan hewan kurban sendiri rencananya akan dilakukan selama empat hari. Mulai dari hari H Idul Adha, yakni Selasa (20/7/2021) hingga Jumat (23/7/2021). Lebih lanjut, Didong menuturkan, RPH menargetkan pemotongan hewan kurban sebanyak 100 ekor per hari. Ratusan hewan kurban tersebut akan dieksekusi oleh sekitar 55 petugas.

"Total permohonan ada sekitar 400 lebih. Pemotongan akan kami lakukan minimal satu hari 100 ekor hewan kurban, yang akan ditangani 55 petugas dari 11 kelompok juru potong," ungkapnya. (Rizki Mauludi)