Buntut OTT Tim Saber Pungli Jabar, Dadang Supriatna Bakal Bubarkan Korwil Disdik 

Buntut OTT Tim Saber Pungli Jabar, Dadang Supriatna Bakal Bubarkan Korwil Disdik 
Foto: Dani R Nugraha



INILAH, Bandung - Buntut dari kejadian operasi tangkap tangan (OTT) dua orang koordinator wilayah (korwil) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaen Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna akan membubarkan keberadaan 31 koordinator wilayah (korwil) yang ada di Kabupaten Bandung. 

Langkah pembubaran itu diambil karena Dadang menyebutkan keberadaanya bukan bagian dari satuan organisasi tata kerja (SOTK) di Pemerintahan Kabupaten Bandung.

"Berdasarkan SOTK itu memang tidak ada korwil. Makanya akan saya kaji lagi dan lihat konsiderannya. Sehingga menjadi pertimbangan saya untuk dibubarkan saja, karena selama ini juga kan enggak punya anggaran," kata Dadang usai mengunjungi Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian Kabupaten Bandung di Baleendah, Rabu (21/7/2021).


Dadang menceritakan, saat dirinya masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dia turut membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang SOTK Pemerintahan Kabupaten Bandung. Dalam Perda tersebut memang tidak mengenal korwil sebagai bagian dari SOTK. Keberadaan korwil itu dibentuk Dinas Pendidikan yang kemudian disahkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).

"Sebentar lagi saya akan menggelar uji kompetensi, sekarang lagi nunggu surat dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) dan saya sudah dapat izin dari Kemendagri untuk rotasi eselon II sebanyak 25 persen. Termasuk  juga saya akan melakukan restrukturisasi di Dinas Pendididikan dari tingkat atas sampai bawah. Ini penting karena kami ingin percepatan dan pelayanan yang bersih sesuai harapan para orang tua untuk mengembalikan marwah pendidikan kearah yang lebih baik," ujarnya.

Soal kejadian OTT terhadap kedua korwil Dinas Pendidikan itu, lanjut Dadang, dia telah memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan investigasi. Termasuk mempelajari soal sanksi untuk keduanya jika terbukti bersalah.

Seperti diketahui, Satgas Saber Pungli Jabar menciduk tiga oknum pejabat di lingkungan Disdik Kabupaten Bandung dalam operasi tangkap tangan (OTT) 14 Juli 2021 lalu.

Ketiga pejabat tersebut adalah Korwil Bidang SD Kecamatan Pangalengan SJ dan pengawasnya EA, serta Korwil SD Kecamatan Kertasari AD.

OTT tersebut terjadi di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Bandung, di kawasan Katapang, Rabu 14 Juli 2021.

Selain mengamankan tiga orang terduga itu diamankan juga barang bukti uang tunai sekitar Rp11,65 juta. Uang tersebut merupakan hasil pungutan dari para kepala SD di wilayah Pangalengan dan Kertasari. SJ sendiri mengaku bahwa uang itu memang dipungut dari para kepala sekolah.

SJ menegaskan dia hanya memerintahkan EA untuk memungut Rp150 ribu per kepala sekolah. Namun di lapangan, EA sendiri justru memungut Rp200 ribu per kepala sekolah.

Uang tersebut diduga sebagai ‘pelicin’ untuk memudahkan verifikasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang disusun para kepala sekolah bersama korwil jajaran Bidang SD Disdik Kabupaten Bandung. (Dani R Nugraha)