Bode Lor, Desa dengan Ratusan Hewan Kurban

Bode Lor, Desa dengan Ratusan Hewan Kurban
Dokumentasi (maman suharman)



INILAH, Cirebon - Hampir setiap tahun, ratusan hewan kurban selalu disembelih di Desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Desa Bode Lor ini merupakan desa terbanyak di Kabupaten Cirebon yang menyembelih hewan kurban setiap tahunnya.

Idul Adha tahun ini saja, Selasa (20/7/2021), tercatat ada 108 hewan kurban yang akan disembelih. Hewan kurban itu terdiri dari dari 34  sapi dan 74 kambing atau domba. Seluruh hewan kurban berasal dari warga desa setempat. Alhasil, lokasi disekitar masjid dipenuhi oleh sapi dan kambing yang akan disembelih.

Sejumlah panitia kurban juga terlihat sibuk membantu. Dari mulai menyembelih, menguliti, memisahkan daging dengan tulang, hingga mengemasnya untuk dibagikan kepada warga. Areal penyembelihan hewan kurban pun, tampak dipagar bambu sehingga warga tidak dapat memasukinya.


Untuk lebih memudahkan proses penyembelihan, puluhan sapi yang akan dikurbankan terlihat ditempatkan di depan Balai Desa. Sementara kambing atau domba, berada di sisi kiri kantor desa yang terletak persis di depan Masjid Mu'tamarul Huda tersebut.

Menurut panitia kurban Desa Bode Lor, Suryadi (51), seluruh hewan kurban yang disembelih merupakan titipan warga. Sedangkan dalam proses penyembelihan hewan kurban, tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Semua panitia mengenakan masker dan saat bertugas juga menerapkan jaga jarak," ungkapnya.

Sedangkan beberapa warga desa yang enggan disebutkan namanya mengaku, jumlah hewan kurban tiap tahunnya memang bisa mencapai ratusan ekor. Jadinya, bukan hal yang aneh lagi karena setiap tahun warga sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Mereka juga merasa bangga, karena warga desa banyak yang peduli terkait kesadaran dalam ber kurban.

"Saya yakin di Kabupaten Cirebon, yang terbanyak menyembelih hewan kurban ya di desa kami. Kalau tidak percaya, silakan saja cek setiap desa yang ada di Kabupaten Cirebon," katanya yang enggan namanya disebutkan. (maman suharman)