Bupati Bandung Dadang Supriatna Minta, Kurban Dilakukan Di RPH

Bupati Bandung Dadang Supriatna Minta, Kurban Dilakukan Di RPH
istimewa



INILAH,Bandung- Merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama No 17 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta masyarakat untuk melakukan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH).

 

 


SE itu ditindaklanjuti dengan terbitnya SE Bupati Bandung Nomor 451/1645 KESRA Tentang Peraturan Kegiatan Takbiran Shalat Idul Adha, dan Pelaksanaan Qurban Tahun 2021 M/1442 H.

 

"Saya telah mengeluarkan Surat Edaran dimana salah dlsatu poinnya mengatur soal pemotongan hewan kurban yang harus dilakukan di RPH. Tujuannya untuk menghindari kerumunan dan juga menjaga kesehatan dari hewan itu, jangan sampai muncul klaster baru. Di Kabupaten Bandung saat ini menyediakan sebanyak 8 RPH," kata Dadang Minggu, di Soreang, (18/7/2021). 

 

Sebelumnya Pemkab Bandung melalui jajaran Dinas Pertanian,  kata Dadang, melakukan pengecekan kondisi hewan kurban di tempat-tempat penjualan hewan.

 

"Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui, apakah hewan ini sudah memenuhi syarat secara syar'i, baik dari segi umur dan juga sehat secara fisik. Setelah memenuhi syarat barulah hewan tersebut akan diberi label, sebagai tanda layak kurban," ujarnya.

 

Hingga saat ini, lanjut Dadang, jumlah hewan yang sudah diperiksa dan layak kurban di Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 20 ribu ekor. Menurutnya, dengan jumlah 8 RPH belum memadai untuk memfasilitasi jumlah hewauan kurban tersebut.

 

"Rata-rata RPH per hari hanya mampu melakukan pemotongan sekitar 300 ekor, dikalikan 8 berarti sekitar 2400 ekor. Ditambah 3 Hari Tasyrik berarti dikalikan 4, itu sekitar 9600 ekor atau maksimalnya 12 ribuan," katanya.

 

Meskipun masih ada kekurangan fasilitas RPH, ia tetap meminta agar semua masyarakat melaksanakan pemotongan hewan kurban di RPH.(rd dani r nugraha).