KPM Kabupaten Bandung Terima Bantuan 2.680 Ton Beras

KPM Kabupaten Bandung Terima Bantuan 2.680 Ton Beras
Bupati Bandung Dadang Supriatna di sela kegiatan Launching Program Bantuan Beras PPKM 2021 di Gudang Bulog Gedebage, Bandung, Minggu (18/7/2021). (rd dani r nugraha)



INILAH, Bandung - Sebanyak 268.029 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Bandung akan menerima bantuan beras sebanyak 2.680,029 ton dari Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat melalui Program Bantuan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2021.

Dengan rincian penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 143.986 KPM dan penerima Program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 124.043 KPM. Setiap KPM akan menerim 10 kilogram beras.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi bantuan yang akan meringankan beban masyarakat terdampak penerapan PPPKM Darurat itu. PPKM Darurat sendiri rencananya akan diperpanjang pemerintah pusat hingga akhir Juli 2021.


“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya, terutama untuk Pak Presiden yang begitu peduli terhadap masyarakat. Setelah diterapkannya PPKM Darurat, memang masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung sangat membutuhkan,” kata Dadang Supriatna di sela kegiatan Launching Program Bantuan Beras PPKM 2021 di Gudang Bulog Gedebage, Bandung, Minggu (18/7/2021).

Saat ini, kata Dadang, masyarakat sangat menantikan dan membutuhkan. Ia pun menginstruksikan jajarannya agar mempercepat proses pendistribusian bantuan tersebut. Apalagi dua hari lagi, masyarakat Kabupaten Bandung yang mayoritas memeluk agama Islam, akan memperingati Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah.

"Bagaimana tata cara penyaluran secara langsung kepada KPM, mungkin dari PKH nanti kita akan undang secepatnya. Daerah mana saja yang sudah siap. Mohon kepada para camat untuk membantu pendistribusian secepatnya, berkoordinasi dengan pendamping di masing-masing wilayah," ujarnya.

Secara simbolis, Dadang menerima bantuan tersebut dari Kepala Perum Bulog Kanwil Jabar Taufan Akib. Bulog Kanwil Jabar secara total mendistribusikan bantuan sekitar 38.261,8 ton untuk KPM wilayah Jabar.

Dadang mengatakan, tidak ada yang menginginkan situasi pandemi ini berlarut-larut. Tidak ada yang mengetahui atau bisa memprediksi kapan pandemi hilang. Ia pun berharap adanya bantuan stimulus tersebut, bisa mengurangi beban masyarakat.

“Insyaa Allah dalam waktu dekat, kita akan menyampaikan laporan distribusi bantuan ini. Kami akan salurkan by name by addres,” katanya. (rd dani r nugraha)