Dampak PPKM Darurat, Bulog Jabar Gelontorkan Bantuan 39 Ribu Ton Beras 

Dampak PPKM Darurat, Bulog Jabar Gelontorkan Bantuan 39 Ribu Ton Beras 
istimewa



INILAH, Bandung - Pada masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat kali ini, Bulog Jabar mendapatkan mandat untuk menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat.

Kepala Bulog Jabar Taufan Akib mengatakan, bantuan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 selama PPKM darurat. Kementerian Sosial melalui surat No. S-147/MS/C/3.3/BS.01/07/2021 tanggal 15 Juli 2021 menginstruksikan kepada Bulog untuk menyalurkan bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) dan program keluarga harapan (PKH). 

"Khusus di Jabar, kegiatan bantuan beras ini dialokasikan sebanyak 38.730.370 kg yang diberikan kepada 3.873.037 KPM," kata Taufan, Minggu (18/7/2021). 


Menurutnya, jumlah tersebut merupakan terbanyak dibandingkan dengan provinsi lain.
 Taufan menegaskan, bantuan beras tersebut akan disalurkan dalam jangka waktu satu bulan ke depan. 

"Beras yang kami salurkan merupakan beras kualitas medium, dan masing-masing menerima bantuan beras sebanyak 10 kg," ujarnya. 

Terkait pendistribusian, bantuan beras itu akan dilaksanakan di 27 kabupaten/kota se-Jabar. Pembagianannya diatur berdasarkan lokasi kantor cabang Bulog Jabar yang tersebar di tujuh kantor cabang yakni Bandung, Cianjur, Cirebon, Indramayu, Karawang, Subang, dan Ciamis.  

“Setiap kantor cabang sudah dialokasikan jumlah kebutuhan berasnya yang disesuaikan dengan jumlah KPM. Yang terbanyak ada di Cianjur dengan total 11.462.180 kg untuk 1.146.218 KPM,” tambahnya.

Sedangkan, untuk Bandung dialokasikan sebayak 6.459.640 kg, Cirebon 4.987.330 kg, Indramayu 1.225.850 kg, Karawang 4.958.490 kg, Subang 2.837.540 kg, dan Ciamis 6.799.340 kg. (*)