MoU Virtual, Kodam III Siliwangi Bangun Jembatan Rawayan di Kabupaten Bogor

MoU Virtual, Kodam III Siliwangi Bangun Jembatan Rawayan di Kabupaten Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)



INILAH, Bogor-Terkendala pandemi Covid 19 dan bergantinya aturan di TNI Angkatan Darat, Pemkab Bogor hari ini bersama Kodam III Siliwangi menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MOU).

Dengan MoU yang digelar secara virtual tersebut, Pemkab Bogor dan Kodam III Siliwangi mulai dari Tahun 2020 hingga Tahun 2023 mendatang, sepakat membangun 215 jembatan rawayan, yang tersebar di 40 Kecamatan.

"Hari ini kami memperbarui MoU karena bergantinya peraturan di TNI Angkatan Darat, dari sebelumnya cukup bekerjasama dengan Kodim 0621 maka dengan aturan baru maka harus ditingkatkan dengan Kodam III Siliwangi," kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Rabu (14/7/2021).


Sarjana Hukum alumni Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) ini menerangkan, pada Tahun 2020 lalu, bersama Kodim 0621, Pemkab Bogor sudah membangun 6 buah jembatan rawayan.

"Tahun lalu telah terbangun 6  jembatan rawayan, Tahun 2021 ini akan dibangun 33 jembatan rawayan, lalu dengan program satu milyar satu desa (Sami Sade), pemerintah desa akan membangun 4 buah jembatan rawayan hingga sisa target jembatan rawayan selama dua tahun kedepan ada 162 jembatan rawayan lagi," terangnya.

Ade menjelaskan untuk Tahun 2021, Kodam III Suliwangi dan Pemkab Bogor akan membangun 33 jembatan rawayan di 22 kecamatan yaitu Kecamatan Cibinong, Citeureup, Cisarua, Megamendung, Cigombong, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Ciampea, Tenjolaya, Cibungbulang, Pamijahan, Nanggung, Jasinga, Cigudeg, Sukajaya, Cariu, Tanjungsari, Tenjo, Parungpanjang, Rancabungur dan Rumpin.

"Mudah-mudahan selama sisa satu periode masa jabatan saya, Pemkab Bogor dan Kodam III Siliwangi bisa menuntaskan pembangunan 215 buah jembatan rawayan," harap Ade.

Panglima Kodam III Siliwangi Mayjend Nugroho Budi Wiryanto menuturkan jajarannya mendukung langkah Pemkab Bogor yang ingin mewujudkan pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan.

"Dengan pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan, maka diharapkab bisa meningkatkan daya saing, kemampuan ekonomi , fasilitas wilayah,  investasi dan sumber daya manusia. Jembatan rawayan juga diperlukan untuk menunjang budidaya perdesaan hingga Kodam III Siliwangi memberikan dukungan kepada Pemkab Bogor," tutur Mayjend Nugroho.

Pria kelahiran Kota Solo ini menjelaskan perjanjian kerjasama atau MoU ini menjadi momentum pengakselerasian pembangunan insfrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor maupun Jawa Barat demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

"Dengan terbangunnya insfrastruktur wilayah yang baik tidak hanya terciptanya kesejahteraan masyarakat tetapi juga menguatkan pertahanan darat dan wilayah, hingga Kodam III Siliwangi berkepentingan dan pasti sangat serius dalam menjaga kualitas pembangunan insfrastruktur tersebut," jelasnya. (Reza Zurifwan)