Unpad-ITB Tawarkan Kuliah Bersama, Ini Ketentuannya

Unpad-ITB Tawarkan Kuliah Bersama, Ini Ketentuannya
net



INILAH, Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) akan menggelar pertukaran mahasiswa berupa program kuliah bersama bagi mahasiswa jenjang Sarjana. Mahasiswa Unpad berkesempatan mengambil mata kuliah di ITB, begitu pun mahasiswa ITB juga bisa mengambil mata kuliah yang ditawarkan Unpad.

Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad Mohamad Fahmi menjelaskan, program perkuliahan bersama antara Unpad dan ITB ini merupakan wujud penerapan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbudristek RI.

“Ini adalah semacam formalisasi kerja sama yang sudah dilakukan Unpad dan ITB sejak lama,” ujar Fahmi, Selasa (13/7/2021).


Untuk program kuliah bersama ini, Unpad menawarkan 111 mata kuliah yang bisa diambil oleh mahasiswa ITB. Sementara ITB sendiri menawarkan 82 mata kuliah yang bisa diambil oleh mahasiswa Unpad.

Mata kuliah yang ditawarkan di antaranya merupakan mata kuliah khas yang dimiliki oleh kedua perguruan tinggi. Selain itu, ada pula beberapa mata kuliah di bidang studi yang memiliki kesamaan capaian pembelajaran, sehingga diharapkan terjalin interaksi dan kolaborasi antara mahasiswa di program studi yang sama untuk memperoleh keluasan wawasan.

Di Unpad sendiri, kata Fahmi, mata kuliah yang ditawarkan beragam. Tidak hanya mata kuliah bidang studi sains, ada pula mata kuliah di bidang ekonomi, hukum, sosial, hingga bahasa yang bisa diambil mahasiswa ITB.

Lebih lanjut Fahmi menjelaskan, pada prinsipnya mahasiswa berhak mengambil mata kuliah apa pun. Hal ini selaras dengan kebijakan Kampus Merdeka yang membebaskan mahasiswa memilih mata kuliah yang tidak ada di prodinya.

"Hanya saja, pemilihan mata kuliah harus dengan persetujuan Ketua Program Studi masing-masing. Cara Kaprodi menyetujuinya adalah dengan mengecek capaian pembelajaran dari mata kuliah tersebut. Jika capaiannya cocok dengan capaian kurikulum prodi, maka Kaprodi akan menyetujui atau menyarankan mata kuliah lain,” papar Fahmi.

Program ini terbuka bagi mahasiswa semester V ke atas. Program kuliah bersama ini akan dimulai pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Mahasiswa akan mengikuti mata kuliah yang diambil selama satu semester. Nantinya, nilai mata kuliah akan dikonversikan ke prodi masing-masing.

Fahmi menjelaskan, langkah pertama untuk bisa mengikuti program ini adalah melakukan pengecekan mata kuliah yang ditawarkan ITB. Informasi dan pengecekan mata kuliah dapat dilihat di laman https://linktr.ee/kampusmerdeka.unpad.

“Jika ada mata kuliah yang menarik, mahasiswa bisa komunikasikan dengan Kaprodinya. Nanti Kaprodi yang akan mengizinkan atau memberikan saran lain,” ujarnya.

Jika sudah mendapat persetujuan Kaprodi, mahasiswa mengisi formulir yang tersedia di laman tersebut. Setelah ditandatangani Kaprodi, formulir bisa dikirimkan ke koordinator program Kampus Merdeka di Unpad melalui surel exchange@unpad.ac.id.

Sementara bagi mahasiswa ITB yang akan mengambil mata kuliah di Unpad, prosedur disesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan ITB. Informasi bagi mahasiswa ITB bisa dilihat di laman https://linktr.ee/merdekabelajar.itb.

Pendaftaran program kuliah bersama ini dibuka dari 5 Juli hingga 23 Juli. Pengumuman penerimaan dilakukan pada 26-31 Juli 2021.

Fahmi berharap, program kuliah bersama ini dapat meningkat kualitas mahasiswa dan dosen menjadi lebih baik.

“Kami percaya bahwa ketika mahasiswa atau dosen berinteraksi dengan perguruan tinggi mitra, akan membuat wawasan dosen maupun mahasiswa menjadi lebih baik. Kemudian juga kalau ada kecocokan kerja sama, bisa hasilkan riset hingga pengabdian bersama antara Unpad dan ITB,” pungkasnya. (Okky Adiana)