Terima Bantuan Peti Jenazah, Bupati Bogor Ajak Gotong Royong

Terima Bantuan Peti Jenazah, Bupati Bogor Ajak  Gotong Royong
istimewa



INILAH, Bogor-Pemkab Bogor mengajak semua pihak bahu membahu, bergotong royong dan peduli sesama kepada pasien Covid 19 dan keluarganya yang tergolong kurang mampu.

"Di masa pandemi Covid19 ini saya mengajak semua pihak bahu membahu, bergotong royong, berat sama dijinjing ringan sama dipikul dan peduli sesama maka bersama kita bisa dalam menangani wabah virus corona (Covid 19)," ucap Bupati Bogor usai menerima bantuan peduli Covod 19 dari DPC Askonas Kabupaten Bogor, Senin, (12/7).

Politisi PPP ini menerangkan bahu membahu bukan hanya tentang paket sembako, peti jenasah, tabung oksigen atau lainnya, tetapi juga bagaimana kita mengurangi potensi penularan wabah Covid 19.


"Bahu membahu ini dimulai dari pencegahan penyebaran wabah dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19. Bantuan 50 peti jenasah dan 200 pack beras dari DPC Askonas ini semoga diikuti oleh asosiasi pengusaha lainnya," terangnya.

Ade menuturkan bantuan dari DPC Askonas Kabupaten Bogor ini meringankan tugas Pemkab Bogor, karena setiap harinya 10 hingga 20 orang pasien Covid 19 telah meninggal dunia.

"Sejak awal Bulan Juli tren pasien Covid 19 yang meninggal dunia ada peningkatan bahkan pernah 23vorang meninggal dunia dalam satu hari, hingga bantuan peti jenasah, beras dan tabung oksigen benar-benar tepat kebutuhan," tutur Ade.

Ketua Harian DPC Askonas Kabupaten Bogor Mely Maria Silviano menjelaskan walaupun dunia usaha di masa pandemi Covid 19 ini sedang lesu, jajarannya tetap memaksa diri untuk bisa membantu pasien Covid 19 atau masyarakat yang kurang mampu.

"Tidak perlu menunggu dunia usaha sedang baik, kami pun memaksa diri untuk ikut bahu membahu karena ini saat yang paling tepat karena kalau menunggu selesainya masa pandemi Covid 19 maka bisa dikatakan sudah terlambat," jelas Mely.

Ia melanjutkan dalam proses pemberian bantuan 50 peti jenasah dan 200 pack  beras ini, pihaknya sudah berkordinasi dahulu sebelumnya dengan Pemkab Bogor.

"Agar bantuan tepat kebutuhan maka sebelumnya kami sudah menanyakan kebutuhan masyarakat ke Pemkab Bogor, kami juga menyerahkan bantuan ini untuk selanjutnya disalurkan pemerintah daerah karena sangat luasnya wilayah Kabupaten Bogor, hingga  kami tak bisa datang ke masyarakat yang membutuhkan di banyak tempat," lanjutnya. (Reza Zurifwan)