Marahi Petugas Puskesmas Situ Udik, Ade Yasin Minta Kadinkes Perbaiki Pelayanan

Marahi Petugas Puskesmas Situ Udik, Ade Yasin Minta Kadinkes Perbaiki Pelayanan
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Cibungbulang-Bupati Bogor Ade Yasin melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor akhir pekan ini.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kebenaran dan menindaklanjuti adanya sebuah video kejadian di Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang yang viral di media sosial, serta  memberikan teguran kepada para tenaga kesehatan Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang yang dianggap melanggar aturan.

Sebelumnya viralnya sebuah video yang beredar di media sosial yakni terkait adanya seorang Ibu hamil yang akan berobat dan ada warga yang mengaku positif terpapar wabah virus corona (Covid 19) lalu mendatangi Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang, namun tidak mendapatkan pelayanan, malah justru didapati staff puskesmas sedang asyik karaokean di jam kerja.


"Seluruh staf Puskesmas Situ Udik, saya kumpulkan sekaligus diberikan arahan. Tadinya kalau ada alat karaoke nya mau saya sita, tapi tadi hasil sidak ternyata tidak menggunakan alat karaoke tetapi sound system untuk memanggil pasien, tetapi apapun alasannya itu salah, karena dilakukan pada saat jam kerja," tegas Ade Yasin kepada wartawan, Minggu,  (11/7)

Tambahnya, berkaitan dengan video seorang Ibu hamil yang akan berobat dan seorang warga yang mengaku positif Covid-19. Ada kesimpangsiuran informasi karena informasi yang sebenarnya adalah seorang ibu hamil itu datang Puskesmas Situ Udik, hanya untuk menanyakan perihal BPJS.

"Seorang ibu hamil itu dari Desa Cemplang, datang ke Puskesmas Situ Udik juga untuk menanyakan pelayanan BPJS-nya. Saya akan memastikan kebenaran Ibu hamil itu, juga menanyakan kondisinya sehat atau tidak, karena tugas kita untuk memastikan kondisi Ibu hamil itu sehat atau tidak," tambahnya.

Ade menegaskan bahwa, dalam video yang viral kemarin, ternyata setelah ditelusuri ibu hamil tersebut tidak terpapar covid, hanya ingin menanyakan tentang BPJS ke Puskesmas. Justru yang memvideokan satu orang itu justru ternyata positif Covid-19. 

"Ini ada simpang siur informasi, untuk perekam video viral yang positif itu  sudah ditangani oleh Satgas Penanganan  Covid19 ke Pusat Isolasi Civid 19 di Kecamatan Kemang untuk di Isolasi," tegas Ade.

Akibat dugaan pelanggaran diatas, 
Bupati Bogor meminta Kepala Dinas Kesehatan perbaiki pelayanan jesehatan di 101 Puskesmas, apalagi saat ini Pandemi Covid 19 sedang dalam tren melonjak kasus penyebaran dan kematian pasien Covid 19nya.

Ade pun meminta agar  pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk dibenahi , kejadian ini bisa menjadi contoh dan bahan pembelajaran jangan sampai terjadi kembali di Puskesmas manapun.

"Pelayanan Puskesmas haryus dibenahi agar tercipta masyarakat yanv aman dan nyaman saat membutuhkan pengobatan," pinta Ade.(Reza Zurifwan)