Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lantunan Doa, Warnai Vaksinasi Massal Covid-19

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lantunan Doa, Warnai Vaksinasi Massal Covid-19



INILAH, Cibinong,- Gema lagu kebangsaan Indonesia Raya serta lantunan doa menyeruak di tengah gelora vaksinasi massal yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (8/7/2021).

Tak hanya membawa nuansa berbeda, gema lagu Indonesia Raya dan lantunan doa-doa mampu menjadi energi tambahan bagi para peserta vaksinasi massal tersebut. Secara bersama-sama para peserta yang dipandu Kwarcab Pramuka serta Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor kompak menyanyikan lagu Indonesia Raya disusul dengan panjatan doa.

"Doa dan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilakukan sebelum vaksinasi Covid 19 dimulai jam 08.00 WIB, tidak hanya menghapus ketegangan tetapi juga menumbuhkan dan membangkitkab semangat peserta dalam upaya memerangi wabah virus corona (Covid 19)," ujar Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarcab Kabupaten Bogor Doris Sundari kepada wartawan, Kamis, (8/7/2021).


Mantan atlet cabang olahraha bola voli ini menuturkan ide menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya berlangsung secara spontan, ide itu muncul tiba-tiba karena melihat keterisian sebagian tribun penonton di stadion kebanggaan masyarakat Bogor.

"Ketika kami berhasil mengatur masyarakat agar duduk di tribun penonton dengan menjaga jarak, Pramuka yang juga bagian dari Satgas Penanganan Covid 19 akhirnya meminta ijin ke pihak pengelola Stadion Pakansari agar menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hal ini baru pertama kali kamu lakukan walaupun sudah beberapa kali sudah melaksanakan vaksinasi massal masyarakat Bumi Tegar Beriman,"  tuturnya.

Wanita  yang masih energik walaupun sudah memasuli usia paruh baya ini menambahkan bahwa Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor sudah menugaskan anggotanya untuk melakukan pendampingan vaksinasi massal di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Di setiap desa, kami sudah menugaskan dua anggota pramuka untuk melakukan pendampingan percepatan vaksinasi Covid 19 secara massal di 101 Puskesmas yang tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Bogor," tambah Doris.

Ia juga menjelaskan, tak hanya masyarakat yang lanjut usia (Lansia), penyandang dissabilitas juga didampingi saat  dilaksanakan vaksinasi Covid 19 nya oleh sekitar 870 anggota Pramuka.

"870 anggota Pramuka dari 40 kecamatan kami minta dampingi para Lansia dan penyandang dissabilitas yang ingim divaksinasi Covid 19, termasuk jemput dan antar mereka ke lokasi vaksinasi. Usai, pelaksanaan vaksinasi Covid 19 secara massal, para anggota Pramuka ini akan kami berikan sertifikat dan tanda ikut serta kegiatan (Tiska) Covid 19," jelasnya. (Reza Zurifwan)