Non Esensial, Toko Aksesori Ponsel Ditutup Petugas

Non Esensial, Toko Aksesori Ponsel Ditutup Petugas
Foto: Ahmad Sayuti



INILAH, Bandung - Aparat gabungan menutup toko aksesoris handphone di Jalan Karapitan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (7/72021). Toko tersebut ditutup lantaran masuk kategori non esensial yang harus ditutup selama PPKM Darurat. 

Dari pantauan, aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Lengkong dan Muspika Kecamatan Lengkong mendatangi toko aksesoris ponsel dan langsung melakukan pendataan. Setelah didata aparat gabungan langsung menutup pintu bercat merah itu. 

Kanit Reskrim Polsek Lengkong AKP Firdaus Iskandarsyah mengatakan, selama kegiatan PPKM darurat hinga 20 Juli nanti, pihaknya bersama TNI, Satpol PP, dan Muspika Lengkong melaksanakan tindakan ke toko atau kegiatan usaha lainnya yang non esensial diharapkan tutup.


"Ini semua untuk menekan virus Covid-19 yang masih menyebar dan tinggi," katanya. 

Ia mengklaim tim gabungan sudah sudah bergerak sejak beberapa hari lalu. Bahkan selama PPKM darurat ini, 15 toko di kawasan Lengkong ditutup dan diberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring), seperti toko busana, mebeler, toko ponsel dan usaha lainnya yang tidak diperbolehkan buka.  

"Jadi kami imbau kegiatan usaha di Kota Bandung yang non esensial harap ditutup," ujarnya.  

Sementara itu berdasarkan pemeriksaan, kata Firdaus, rata-rata toko yang ditutup memiliki alasan yang sama. Yakni para pemilik toko mengaku tak tahu dan belum tersosialisasikan aturan PPKM darurat. Namun saat ditindak mereka semua kooperatif. (Ahmad Sayuti)