Selama PPKM Darurat 15 Daerah di Jabar Gelar Sidang di Tempat

Selama PPKM Darurat 15 Daerah di Jabar Gelar Sidang di Tempat



INILAH,  Bandung- Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 15 daerah di Jabar menggelar sidang yustisi di tempat bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan (Prokes). 

Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengatakan, Kejati mendukung untuk menegakan pelaksanaan penegakan PPKM darurat sebagaimana yang diinstruksikan pemerintah pusat. 

"Sebagaimana instruksi Pak Kajati kami siap mendukung penegakan KKM," katanya saat dihubungi, Rabu (7/7/2021). 


Ia mengungkapkan, salah satu penegakan hukum yang dilakukan Kejati yakni dengan  dengan mengadakan sidang yustisi di tempat. Warga yang kedapatan melanggar, akan ditindak dan langsung disidang di tempat. 

"Ada 15 Kejaksaan Negeri di Jawa Barat yang sudah melaksanakan kegiatan persidangan yustisi untuk menindak pelanggar aturan PPKM darurat," ujarnya. 

Beberapa kejaksaan di Jabar yang sudah melaksanakan sidang ditempat di antaranya Bandung, Karawang, Majalengka hingga Garut. Pelanggar yang kedapatan melanggar ditindak dengan denda beragam.

"Denda mulai dari ratusan ribu hingga paling tinggi Rp 10 juta," kata dia. 

Adapun penindakan tersebut berlaku bagi warga yang melanggar aturan protokol kesehatan. Mulai dari tidak menggunakan masker bagi individu maupun fasilitas protokol kesehatan di tempat usaha. Sanksi yang diberikan berupa denda dengan nominal beragam. 

Penegakan hukum ini sesuai dengan surat dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat. Nomor: 1950/HUB 05.01/Sekretariat, tanggal 30 Juni 2021. Jaksa kemudian menggelar persidangan yang didasarkan pada Perda Jabar Nomor 13 Tahun 2018 Jo. Perda Jabar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.