Polresta Cirebon Tindak Tegas Pelanggar Prokes Covid-19

Polresta Cirebon Tindak Tegas Pelanggar Prokes Covid-19
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon menggelar operasi yustisi penegakan hukum. Hal itu berkaitan dengan kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) di masa PPKM darurat. Tempatnya berlokasi di Jalan Sunan Drajat Kecamatan Sumber, Selasa (6/7/2021).

Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman yang memimpin langsung operasi tersebut mengungkapkan, operasi penegakan hukum yustisi ini di bagi dua metode. Yakni, melakukan patroli penyisiran utamadi sektor sektor non esensial dan esensial yang tidak mematuhi ketentuan PPKM darurat. 

"Artinya kehadiran hanya 50 persen atau kemudian seluruh nya harus WFH, kemudian tempat-tempat makan tidak melayani ditempat tapi harus take away," kata Arif.


Kemudian lanjutnya, metode melaksanakan penegakan hukum yustisi secara stasioner. Caranya, dengan menggelar pasukan untuk melakukan pengecekan warga yang sedang melaksanakan aktifitas di jalan kepatuhan terhadap Prokes.

"Pengguna masker yang memakai kendaraan transportasi harus diperhatikan. Termasuk juga kegiatan masyarakat yang di pandang kategori non esensial, maka kita lakukan penindakan. Artinya selama dari tiga hari lebih kemarin kita terus melaksanakan himbauan pengawasan.  Hari ini kita mulai laksanakan kegiatan penindakan," ucap Arif.

Menurutnya, penindakan yang dilaksanakan dengan dua pola itu langsung dibawa ke meja persidangan. Kegiatannya sendiri melibatkan pengadilan negeri, termasuk kejaksaan selaku eksekutor serta Bank BJB yang berkaitan dengan pembayaran.

"Artinya one day service proses penegakan hukum yustisi kita laksanakan mulai hari ini. Penindakan ini untuk memberikan efek jera terhadap masyarakat supaya sama-sama memiliki kesadaran, rasa tanggungjawab. Masyarakat juga harus berpartisipasi aktif untuk mematuhi Prokes di era PPKM darurat Kabupaten Cirebon," ujarnya.

Arif menambahkan, selama melakukan tindakan, tercatat terdapat lima pelaku usaha baik pelaku yang tidak menerapkan mematuhi Prokes, tidak menyediakan sarana prasarana Prokes, serta pengecekan suhu tubuh. Termasuk juga para pengguna jalan yang tidak mematuhi Prokes seperti tidak menggunakan masker.

"Dalam penindakan ini kita masih gunakan Perda Provinsi karena Kabupaten Cirebon belum memiliki Perda soal penindakan Prokes. Saya minta semua petugas melakukan secara humanis namun tetap tegas," tukasnya. (Maman Suharman)