Unpad Terima 2.996 Peserta SMUP Jalur Mandiri, dan Internasional

Unpad Terima 2.996 Peserta SMUP Jalur Mandiri, dan Internasional
istimewa



INILAH, Bandung - Pengumuman Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) untuk jenjang Sarjana Jalur Mandiri, Jalur Prestasi, dan Jalur Internasional dibuka pada Jumat (2/7/2021) pukul 18.30 WIB. Pengumuman SMUP Sarjana Jalur Mandiri, Jalur Prestasi, dan Kelas Internasional bisa dilihat di laman http://pengumuman.unpad.ac.id/home.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arief S. Kartasasmita mengatakan, sebanyak .2.996 peserta dinyatakan lolos SMUP untuk Jalur Mandiri, Jalur Prestasi, dan Jalur Internasional.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.588 peserta diterima pada Jalur Mandiri skema UTBK, 1.218 peserta dari skema ujian, 100 peserta dari Jalur Prestasi, serta 90 peserta dari Jalur Internasional. Adapun total peserta yang mengikuti SMUP Jalur Mandiri berjumlah 40.535 orang.

Untuk Jalur Prestasi, Unpad menerima calon mahasiswa baru dengan kriteria prestasi yang direkognisi pemerintah, baik oleh Kemendikbudristek serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), di tingkat nasional maupun internasional.

“Jadi kita tidak sembarangan menerima prestasi, prestasinya yang diakui pemerintah, di samping prestasi keagamaan dari semua agama,” kata Arief, dikutip dari laman resmi Unpad.

Arief menjelaskan, seleksi pada Jalur Mandiri dilakukan cukup ketat. Hal ini dilakukan mengingat daya tampung jalur mandiri di Unpad adalah sebesar 40 persen dari total daya tampung program Sarjana.

“Yang pasti kalau tidak diterima di jalur mandiri bukan berarti prestasinya jelek, tetapi karena terbatas, yang daftar memiliki catatan prestasi yang baik, memang seleksinya menjadi lebih ketat,” paparnya.

Arief menegaskan, pengumuman kelulusan SMUP Jalur Mandiri, Prestasi, dan Internasional hanya dilakukan satu kali, yaitu Jumat (2/7/2021). Di luar itu, Unpad tidak mengumumkan kelulusan untuk seleksi program Sarjana.

Selain itu, seluruh proses registrasi calon mahasiswa baru dilakukan secara daring. Karena itu, Prof. Arief mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak memercayai berbagai oknum yang mengaku bisa membantu peserta untuk masuk ke Unpad ataupun membantu proses administrasi.

“Tidak ada oknum yang mengatasnamakan Unpad yang bisa memasukkan peserta,” kata Arief. (Okky Adiana)