Mulai Besok, Garut Terapkan PPKM Mikro Darurat 

Mulai Besok, Garut Terapkan PPKM Mikro Darurat 
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Menyambut kebijakan pemerintah pusat, Kabupaten Garut siap melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro Darurat mulai Sabtu (3/6/2021) besok.

Hal itu ditegaskan Bupati Garut Rudy Gunawan pada Apel Gelar Pasukan Persiapan PPKM Mikro Darurat di Kabupaten Garut di Lapang Oto Iskandardinata/Alun alun Garut, Jumat (2/6/2021).

Menurutnya, mekanisme penerapan PPKM Mikro Darurat di Kabupaten Garut tetap mengacu pada arahan dari pemerintah pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat.


"Inti dari PPKM Mikro adalah membatasi kegiatan masyarakat dari kerumunan dan pelaksanaan penegakkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan testing, tracing, dan vaksinasi untuk masyarakat. Kita juga tetap melakukan langkah-langkah dalam kuratif yaitu menyiapkan isolasi mandiri dan penyelenggaraan kuratif di rumah sakit," ujarnya. 

Selama berlangsung PPKM Mikro, kata Rudy, kegiatan beribadah secara berjamaah sementara waktu ditiadakan. Hal itu juga mengacu fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Di tempat sama, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan pihaknya akan melaksanakan penyekatan di tiga ring. Penyekatan dilakukan di beberapa lokasi perbatasan, lokasi wisata, maupun lokasi lain yang memungkinan terjadi kerumunan.

"Kami imbau dulu awal-awalnya dan kami lakukan langkah-langkah yang sifatnya humanis dan tentunya informatif kepada masyarakat dan edukatif. Namun demikian, jika nanti ada pelanggaran, ada operasi yustisi yang akan kami lakukan bersama dengan Satgas lainnya," ujarnya.

Titik penyekatan selama berlangsung PPKM Mikro Darurat di Kabupaten Garut antara lain Ring Satu di titik sekat jalan baru Kadungora dan titik sekat Cilawu. Ring Dua di titik sekat Wisata Cipanas, titik sekat wisata Darajat Pasirwangi, dan titik sekat Kelurahan Sukagalih seputar perkantoran Pemkab Garut. Ring Tiga di titik sekat Bunderan Suci, titik sekat Simpang Asia, titik sekat Simpang BNI, titik sekat peremppatan serabi Papandayan, titik sekat perempatan Maktal, titik sekat simpang tiga Leuwidaun, titik sekat bunderan Guntur, dan titik sekat Simpang Lima Tarogong Kidul. 

Khusus di Ring Tiga, penyekatan disebut-sebut mulai dilakukan pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Akan tetapi faktanya, penyekatan terhadap pergerakan masyarakat sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Sehingga tak sedikit warga terkaget-kaget dan masih bingung dengan keadaan tersebut. (Zainulmukhtar)