Messi dan Kisah Utang 17 Tahun Pemain Berdarah Palestina

Messi dan Kisah Utang 17 Tahun Pemain Berdarah Palestina



INILAH, Buenos Aires - Seorang pemain Argentina berdarah Palestina mengaku berutang kepada Lionel Messi. Utangnya tak seberapa, hanya 50 dolar. Tapi, utang itu disimpannya dalam jangka waktu yang lama: 17 tahun.

Semuanya bermula pada 29 Juni 2004. Saat itu, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menggelar pertandingan uji coba tim U-19 Argentina lawan Paraguay di Stadion Diego Armando Maradona.

Pertandingan itu tak punya maksud lain, kecuali mengawal Lionel Messi dari incaran tim nasional Spanyol. Dengan memasangkan kostum tim nasional Argentina kepada Messi, maka Spanyol tak bisa lagi bermimpi mendapatkannya di masa mendatang.


Gol berseliweran. Argentina menang telak 8-0. Lionel Messi mencetak salah satu gol untuk tim yang ditangani Hugo Tocalli dan disiapkan menghadapi kualifikasi Kejuaraan Dunia U-20 zona Amerika Selatan di Kolombia.

Argentina lolos ke Piala Dunia U-20 di Belanda. Mereka bahkan menjadi juara antara lain dan memunculkan Lionel Messi sebagai bintangnya.

Tapi, pertandingan uji coba lawan Paraguay itu belum hilang dari ingatan Pablo Alvarado, seorang pemain Argentina keturunan Palestina. Dia yang saat itu menjadi pemain junior San Lorenzo, mengakui bahwa sejak hari itu, dia punya utang 50 dolar kepada Messi.

Pengakuan itu dia ungkap melalui akun Twitter setelah 17 tahun terjadi. Tak pelak, pengakuannya itu pun jadi viral.

Alvrado pun berkisah, saat itu AFA memberi setiap pemain yang melawat bersama tim Argentina 50 doiar. Setelah menghadapi Paraguay, Argentina kemudian mengunjungi Uruguay.

Seseorang yang bertugas memberikan uang 50 dolar itu kepada setiap pemain, menyerahkan pecahan 100 dolar untuk Messi dan Alvrado. Uang itu diserahkan kepada Alvrado, tentu dengan maksud untuk dibagi dua dengan Messi.

Tapi, pemain San Lorenzo itu, karena berbagai sebab, sampai sekarang belum juga mengembalikannya. Pasalnya, sejak itu dia tak pernah bertemu Messi lagi. Tapi dia berjanji, jika ketemu Messi, akan mengembalikannya.

“Betul Anda menilap uangnya 50 dolar? Anda jenius,” komentar salah satu pengguna Twitter.

Sambil tertawa, Alvrado menjawab. “Kira-kira seperti itulah, tapi bukan dengan niat yang buruk. Saya tidak punya dua pecahan 50 dolar dan dia bilang ke saya untuk menyerahkannya kemudian. Saya tak pernah berjumpa dia lagi. Tunggu saja, saya akan mengembalikannya,” tulisnya.