Innalillahi, Garut Pecahkan Lagi Rekor Kematian Covid-19 dalam Sehari

Innalillahi, Garut Pecahkan Lagi Rekor Kematian Covid-19 dalam Sehari
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut- Kembali, Kabupaten Garut memecahkan rekor tertinggi angka kematian pasien terpapar Covid-19.

Dalam sehari, sebanyak 33 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut dilaporkan meninggal dunia, Kamis (1/7/2021). 

Jumlah kematian akibat Covid-19 tersebut lebih tinggi lima angka dibandingkan kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya pada 28 Juni 2021 yang mencapai sebanyak 28 orang. 


Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, sebanyak 33 pasien positif Covid-19 meninggal itu terdiri 15 perempuan dan 18 laki-laki dari 20 kecamatan. Sebanyak 12 orang di antaranya kalangan lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas. Selebihnya didominasi kalangan usia produktif. Tepatnya, mereka berusia antara 25 tahun sampai 83 tahun. 

Selengkapnya, mereka yaitu laki-laki (KC-16539 A) usia 65 tahun dari Kecamatan Banjarwangi; perempuan (KC-18310 A) usia 65 tahun dari Kecamatan Banyuresmi; perempuan (KC-18325 A) usia 30 tahun dari Kecamatan Bayongbong; laki-laki (KC-17605) usia 71 tahun dari Kecamatan Bungbulang; perempuan (KC-17672 A) usia 40 tahun dari Kecamatan Cibalong; laki-laki (KC-18431 A) usia 83 tahun, laki-laki (KC-16239) usia 77 tahun, dan perempuan (KC-18453 A) usia 52 tahun dari Kecamatan Cigedug; laki-laki (KC-18505 A) usia 80    tahun dari Kecamatan Cisewu; laki-laki (KC-16638) usia 47 tahun dari Kecamatan Cisompet; serta laki-laki (KC-18533) usia 66 tahun, dan perempuan (KC-18554) usia 25 tahun dari Kecamatan Garut Kota; 

Lalu, laki-laki (KC-18566) usia 49 tahun dan perempuan (KC-18576) usia 50 tahun dari Kecamatan Karangpawitan; perempuan (KC-18578) usia 38 tahun dari Kecamatan Karangtengah; laki-laki (KC-15247) usia 40 tahun dari Kecamatan Kersamanah; laki-laki (KC-17887) usia 43 tahun dari Kecamatan Leles; perempuan (KC-17138    A) usia 55 tahun dari Kecamatan Pakenjeng; perempuan (KC-18184) usia 55 tahun, laki-laki (KC-17920) usia 60 tahun, perempuan (KC-18190) usia 38 tahun, dan perempuan (KC-18193) usia 42 tahun dari Kecamatan Pameungpeuk; laki-laki (KC-18199 A) usia 41 tahun dan perempuan (KC-18653) usia 56 tahun dari Kecamatan Pangatikan.

Juga; perempuan (KC-18677 A) usia 49 tahun dari Kecamatan Sukawening; perempuan (KC-17185) usia 70 tahun dari Kecamatan Talegong; perempuan (KC-18690) usia 55 tahun, laki-laki (KC-18695) usia 52 tahun, laki-laki (KC-18703) usia 67 tahun, dan laki-laki (KC-16108) usia 38    tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler; laki-laki (KC-13142) usia 62 tahun, laki-laki (KC-17240 A) usia 73 tahun, dan laki-laki (KC-17577) usia 55 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Kematian sebanyak 33 pasien Covid-19 itu membuat akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut meninggal dunia meningkat menjadi sebanyak 806 orang, atau 809 orang. Persentasenya mencapai sekitar 4,30 persen atau 4,32 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 18.730 orang.
Akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut sendiri menjadi sebanyak 18.730 orang, menyusul adanya penambahan volume harian pasien positif Covid-19 sebanyak 431 orang. 
Penambahan sebanyak 431 pasien positif Covid-19 tersebut diperoleh dari hasil RT PCR sebanyak 75 orang dan rapid tes antigen pada kontak erat dan suspek bergejala positif sebanyak 356 orang.
Sedangkan pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 560 orang. Sehingga akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 12.627 orang, atau sekitar 67,41 persen.
"Saat ini, masih ada sebanyak 4.670 pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri, dan sebanyak 624 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," Muksin menambahkan.(zainulmukhtar)