Selama Juni 2021, Pasien Positif Covid-19 di Garut 8.274, dan Meninggal 439

Selama Juni 2021, Pasien Positif Covid-19 di Garut 8.274, dan Meninggal 439
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut- Selama periode 1-30 Juni 2021, kasus Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami lonjakan luar biasa dibandingkan sebelum-sebelumnya. Baik penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 maupun yang meninggal dunia setelah dinyatakan terpapar Covid-19.

Selama periode tersebut, penambahan warga terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 8.274 orang dari berbagai kalangan di 42 kecamatan.

Jika dirata-ratakan maka selama periode tersebut ada sebanyak 276 warga di Garut terpapar Covid-19 setiap harinya. Mereka didominasi kalangan perempuan yang mencapai sebanyak 4.821 orang. Sedangkan kalangan laki-lakinya mencapai sebanyak 3.453 orang.


Merujuk data Sub Divisi Pencegahan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, selama Juni 2021, di Garut terjadi peningkatan jumlah warga terpapar Covid-19 hingga enam-tujuh kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya, Mei 2021, yang mencapai sebanyak 1.261 orang.

Dari sebanyak 8.274 warga terkonfirmasi positif Covid-19 pada periode 1-30 Mei 2021 itu sebanyak 1.127 orang di antaranya dari kalangan lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas, terdiri 579 perempuan dan 548 laki-laki.

Sedangkan dari kalangan anak lima tahun ke bawah (balita) mencapai sebanyak 194 orang, terdiri 104 perempuan dan 90 laki-laki. Selebihnya didominasi kalangan usia produktif. 

Akumulasi pasien positif Covid-19 sendiri hingga 30 Juni 2021 sejak kali pertama kasus Covid-19 terdeteksi di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 18.299 orang. Mereka terdiri 10.371 perempuan dan 7.650 laki-laki.

Selain penambahan kasus baru positif Covid-19, selama periode 1-30 Juni 2021 itu juga terjadi peningkatan signifikan kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlahnya mencapai sebanyak 349 orang, terdiri 206 perempuan dan 143 laki-laki. Sehingga bila dirata-ratakan maka pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Garut mencapai sebanyak 12 orang setiap harinya selama Juni 2021. 

Angka kematian pasien terpapar Covid-19 tersebut meningkat 12 kali lipat dibandingkan jumlah kematian pasien positif Covid-19 pada Mei 2021 yang mencapai sebanyak 30 orang. 

Juga, meningkat empat kali lipat dibandingkan angka kasus kematian pasien positif Covid-19 tertinggi di Garut sebelumnya pada periode Januari 2021 yang mencapai sebanyak 94 orang. 

Pada periode 1-30 Juni 2021 juga terdapat penambahan sebanyak 3.499 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jumlah tersebut meningkat empat kali lipat lebih dibandingkan penambahan pasien sembuh dari Covid-19 pada Mei 2021 yang mencapai sebanyak 800 orang. 

Kendati begitu, penambahan angka kesembuhan dari Covid-19 sebanyak 3.499 tersebut terpaut dua kali lipat lebih dari penambahan angka terkonfirmasi positif Covid-19 yang mencapai 8.274 orang. Sehingga tak mengherankan jika pelayanan kesehatan terhadap kasus Covid-19 kewalahan saking banyaknya pasien positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, termasuk pengurusan mereka yang meninggal dunia terpapar Covid-19.

Sampai-sampai Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut menetapkan RSUD dr Slamet Garut sebagai rumah sakit yang hanya menangani pasien  Covid-19. Sejak 1 Juli 2021, rumah sakit terbesar di Garut tersebut tak lagi melayani pasien non Covid-19 hingga batas waktu belum ditentukan.(zainulmukhtar)