Ini 3 RS Selain RSUD dr Slamet yang Jadi RS Rujukan Covid-19 di Garut

Ini 3 RS Selain RSUD dr Slamet yang Jadi RS Rujukan Covid-19 di Garut
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut- Menyusul dialihfungsikannya RSUD dr Slamet Garut sebagai rumah sakit rujukan khusus penanganan pasien Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menetapkan tiga rumah sakit lainnya di Garut menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Ketiganya yaitu RSUD Pameungpeuk Provinsi Jabar, RSU Tk IV Guntur, dan RS Medina.

Dengan begitu, kini, rumah sakit (RS) rujukan pasien kasus Covid-19 di Kabupaten Garut dibatasi hanya ada empat rumah sakit.


Akan tetapi berbeda dengan RSUD dr Slamet Garut yang dikhususkan hanya melayani pasien Covid-19, ketiga rumah sakit lainnya masih dapat menangani pasien non Covid-19.

"Bagi masyarakat Garut yang akan berobat di luar penyakit covid-19, bisa mengunjungi beberapa rumah sakit rujukan non Covid-19. Di antaranya RS Nurhayati, RS Annisa Queen, dan RS Intan Husada. Sebenarnya bisa dilakukan rujukan ke RSUD dr. Slamet, namun hanya untuk pasien hemodialisa dan thalasemia," kata Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut Yeni Yunieta, Kamis (1/7/2021).

Berkenaan pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat di rumah sakit non rujukan Covid-19, ujarnya, mereka masih dapat meneruskan perawatannya hingga selesai. Namun jika terdapat pasien baru kasus Covid-19 hasil skrining di rumah sakit non Covid-19 tersebut maka pasien dirujuk perawatannya ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Sebelumnya, RSU Nurhayati Garut, RSU Intan Husada, dan RSU Annisa Queen sempat dijadikan rumah sakit rujukan pelayanan pasien Covid-19 bersama dengan RSUD dr Slamet Garut, RSU Tk IV Guntur, dan RSU Medina.
Di RSU Nurhayati tersedia sebanyak 44 unit bed (tempat tidur) untuk pasien Covid-19, di RSU Intan Husada sebanyak 28 bed, dan RSU Annisa Queen sebanyak 18 bed.(zainulmukhtar)