Sasar Usia 18 Tahun, Kewilayahan Mulai Lakukan Vaksinasi Massal

Sasar Usia 18 Tahun, Kewilayahan Mulai Lakukan Vaksinasi Massal
istimewa



INILAH, Bandung - Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung menyelenggarakan vaksinasi massal tahap pertama bagi masyarakat umum dengan total kuota sebanyak 300 orang. 

Lurah Gumuruh Kota Bandung Nurma Safarini mengatakan, vaksinasi massal kali pertama ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus penyebaran Covid-19 yang terus meningkat. 

"Tahap pertama ini kita selenggarakan di Kantor Kelurahan Gumuruh dengan target 300 orang mulai usia 18 sampai 49 tahun. Alhamdulillah, warga merespon positif," kata Nurma di Kantor Kelurahan Gumuruh Kota Bandung, Rabu (30/6/2021). 


Menurutnyaa, Kelurahan Gumuruh pun akan kembali melakukan kegiatan serupa pada 1 Juli yang akan dilaksanakan di Masjid Khusnul Khatimah bagi warga rukun warga (RW) 9 dengan total kuota 250 orang. 

"Lalu di tanggal 3 Juli kita melaksanakan kembali untuk warga RW 05 dengan total kuota sebanyak 250 orang. Sementara untuk lanjut usia (lansia) di wilayah Gumuruh baru mencapai 800 dari target 1.300 orang," ucapnya. 

Nurma menambahkan, bagi warga di luar wilayah Gumuruh dapat mengikuti vaksinasi massal tersebut. Caranya dengan mendaftarkan diri langsung ke kantor kelurahan dengan membawa identitas diri. 

"Kegiatan ini boleh diikuti oleh warga di luar Gumuruh. Warga langsung saja datang ke kantor kelurahan dengan membawa KTP dan memberikan nomor telepon. Lalu nanti ada pemberitahuan dari kita untuk tanggal vaksinasinya. Target kita adalah 10.000 orang," ujar dia. 

Sementara itu, Kecamatan Panyileukan akan menggelar vaksinasi massal selama enam hari terhitung 26 Juli mendatang dengan kuota 3.000 vaksin yang diperuntukan bagi masyarakat umum. 

Camat Panyileukan Kota Bandung Sri Kurniasih mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal tersebut terselenggara atas kerja sama pemerintah dengan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB). 

"Ini adalah kali ketiga, dengan target perhari sebanyak 500 orang. Pelaksanaan pertama kita laksanakan bersama Universitas Terbuka (UT) dan Universitas Bhakti Kencana (UBK)," kata Sri. 

Menurut dia, kegiatan vaksinasi massal mendatang tidak hanya menyasar masyarakat umum. Dosen, mahasiswa, dan keluarga besar UMB turut menjadi bagian dari penyelenggaraan tersebut. 

"Dengan pembagian 1.000 untuk UMB, dan 2.000 untuk masyarakat umum. Saya mengajak kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan vaksinasi ini, dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat," ucapnya. (Yogo Triastopo)