Sehari 401 Kasus Baru di Garut, Termasuk Bayi Baru Lahir

Sehari 401 Kasus Baru di Garut, Termasuk Bayi Baru Lahir



INILAH, Garut – Akumulasi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut terus melonjak menembus 17.281 orang. Hal itu terjadi menyusul adanya penambahan volume harian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 401 orang, Minggu (27/6). 

Jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia juga meningkat menjadi sebanyak 712 orang, atau 715 orang dengan bertambahnya pasien positif meninggal dunia sebanyak 16 orang. 

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, penambahan sebanyak 401 kasus baru pasien positif Covid-19 itu diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR sebanyak 99 orang dan rapid tes antigen pada kasus suspek dan kontak erat sebanyak 302 orang. 


Mereka terdiri 228 perempuan dan 173 laki-laki berusia antara satu hari, yakni bayi yang baru lahir, sampai 86 tahun dari 41 kecamatan. Mereka terutama berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul, Karangpawitan, Leles, Kadungora, dan Garut Kota. 

Sedangkan 16 pasien positif Covid-19 meninggal dunia terdiri lima perempuan dan sebelas laki-laki berusia antara 27 tahun sampai 72 tahun berasal dari delapan kecamatan. Sebanyak lima orang di antaranya dari Kecamatan Tarogong Kidul dan tiga orang dari Kecamatan Garut Kota. 

Kejadian tersebut membuat akumulasi pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 di Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 712 orang, atau 715 orang. Persentasenya mencapai sekitar 4,1 persen atau 4,13 persen dari total pasien positif Covid-19 sebanyak 17.281 orang.

Dilaporkan, terdapat pula penambahan sebanyak 262 pasien positif selesai pemantauan isolasi. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi sebanyak 10.949 orang, atau sekitar 63,35 persen. 

Ada sebanyak 5.617 pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri maupun dalam perawatan rumah sakit.

"Sebanyak 5.010 pasien positif masih isolasi mandiri, dan 607 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," kata Muksin. 

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut juga mencatat, selain pasien positif Covid-19, terdapat banyak lagi pasien berstatus kontak erat dan suspek masih menjalani isolasi. 

Ada sebanyak 762 kontak erat dan 634 pasien suspek masih menjalani isolasi mandiri, serta sebanyak 51 pasien suspek masih dalam isolasi perawatan rumah sakit.(zainulmukhtar)