RSUD Cibabat Tak Terima Pasien Kecuali Emergency

RSUD Cibabat Tak Terima Pasien Kecuali Emergency
istimewa



INILAH, Bandung- RSUD Cibabat saat ini sudah tidak bisa menampung pasien, baik pasien umum ataupun Covid-19. Namun, masih ada pengecualian bagi pasien yang memeng membutuhkan penanganan darurat.  

 

"Kita engga menerima pasien termasuk yang COVID-19 sejak tadi malam. Karena kondisinya memang sudah penuh ambulans juga banyak yang balik lagi. Tapi kalau emergency karena sudah sesak, ya kita masukkan, itu sudah risiko. Kalau yang ringan disarankan untuk di rumah atau di rumah sakit lain," kata Dirut RSUD Cibabat Sukwanto Gamalyono kepada wartawan, Senin (28/6/2031). 


 

Dirinya menyebutkan, penumpukan pasien di RSUD milik Pemkot Cimahi tak tanya dihuni para pasien Covid-19,  jumlah nakes yang menangani COVID-19 namun terkonfirmasi positif juga mengalami penambahan. 

 

"Sekarang yang positif nakesnya jadi 88," ujarnya. 

 

Sementara viral sebuah unggahan video berdurasi 29 detik yang memperlihatkan Nakes di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, tengah mendorong beberapa peti jenazah pasien COVID-19.

 

Dalam unggahannya pembuat video memberikan keterangan  'Minggu 26062021 RS Cibabat Berduka Semoga Sadar Masyarakat Kalau Sudah Begini'. Pihak yang merekam video melafalkan doa dan takbir yang kemudian diikuti oleh nakes yang tengah mendorong peti tersebut.

 

Jika menghitung jumlahnya, ada sekitar lima peti mati yang didorong oleh tujuh orang nakes mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap melalui sebuah lorong dengan posisi agak menurun.

 

Sukwanto Gamalyono membenarkan jika video yang beredar tersebut memang benar di RSUD Cibabat. 

 

"Kalau dari pakaian dan yang lainnya itu ya memang di (RSUD) Cibabat. Memang begitu kondisinya sekarang. Yang pasti tanggal 26 Juni itu 5 orang meninggal. Nah itu (video) juga mungkin yang tanggal 26 kemarin," tegasnya. (Ahmad Sayuti)