Pemkab Bogor Siapkan 10 TPU untuk Korban  Covid 19

Pemkab Bogor Siapkan 10 TPU untuk Korban  Covid 19
istimewa



INILAH, Bogor-Pemkab) Bogor menyiapkan 10 Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk pasien meninggal akibat Covid-19. TPU tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Bogor. 

 

 


 

 

 

Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan dan mengantisipasi peningkatan  kasus konfirmasi positif Covid -19 yang meninggal dunia.

 

 

 

 

 

TPU tersebut diantaranya, TPU Pondok Rajeg Kecamatan Cibinong, TPU Tajurhalang Kecamatan Tajurhalang, TPU Ciomas Kecamatan Ciomas, TPU Cicadas Kecamatan Gunungputri, TPU Cipenjo Kecamatan Cileungsi, TPU Singasari Kecamatan Jonggol, TPU Jabon Mekar Kecamatan Parung, TPU Rancabungur Kecamatan Rancabungur, TPU Galuga Kecamatan Cibungbulang dan TPU Gorowong Kecamatan Parungpanjang.

 

 

 

 

 

Terkait hal ini, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin memerintahkan kepada para Camat untuk mengkoordinasikan, mensosialisasikan dan mengamankan TPU milik Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut yang akan digunakan bagi penduduk yang meninggal akibat wabah Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

 

 

 

 

 

"Saya sudah perintahkan Camat di 10 wilayah tersebut, untuk mengantisipasi dan mengkomunikasikan jikalau adanya penolakan warga atas penggunaan TPU tersebut, yang akan digunakan bagi penduduk yang meninggal akibat wabah Covid 19," tegas Burhanudin kepada waetawan, Senin, (28/6).

 

 

 

 

 

Ia pun menghimbau masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19, termasuk dalam melaksanakan kegiatan pemakaman korban Covid 19.

 

 

 

 

 

"Prokes pemakaman korban Covid 19 harus disiplim pelaksanaannya, jangan sampai terjadi klaster pemakaman dalam penyebaran wabah virus corona (Covid 19," sambungnya.

 

 

 

 

 

Burhanudin menjelaskan Satgas Penanganan Covid 19 tingkat desa, kelurahan dan kecamatan juga diminta melaksanakan koordinasi dengan perangkat daerah, instansi dan unsur terkait lainnya.

 

 

 

 

 

"Lakukan kordinasi dengan instansi vertikal maupun horisontal, kita harus nenjadi supertim dan bukannya superman," jelas Burhanudin.

 

 

 

 

 

Selain melakukan kordinasi, Mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyar ini pun meminta semua jajaran melaporkan hasilnya kepada Bupati Bogor selaku Ketua  Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, maupun melalui dirinya selaku ketua harian. (Reza Zurifwan)