Klaster Penyebaran Covid 19  di Setda Kabupaten Bogor Bertambah

Klaster Penyebaran Covid 19  di Setda Kabupaten Bogor Bertambah
istimewa



INILAH, Bogor-Pasca 18 orang pegawainya positif terpapar wabah virus corona (Covid 19), hari ini Setda Kabupaten Bogor melaksanakan eapid tes antigen 400 orang pegawainya.

 

 


 

 

"Hari ini kami merapid test antigen 400 pegawai, sebelumnya ada 18 orang pegawai Setda Kabupaten Bogor terpapar wabah Covid 19," kata Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin kepada wartawan, Senin, (28/6).

 

 

 

 

Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Cariu ini menerangkan masyarakat Bumi Tegar Beriman diminta waspada, karena penyebaran wabah Covid 19 sedang meningkat hingga tingkat bed occupanty red (BOR) di rumah sakit sekitar 80-90 persen.

 

 

 

 

"Masyarakat harus waspada dan ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19, selain itu tetap melakukan lima sajayang terdiri dari lima aksi nyata yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang," terangnya.

 

 

 

 

Untuk mencegah atau menekan angka penyebaran wabah Covid 19, jajarannya pun melaksanakan work from home (WFH) sebesar 75 persen dan memasifkan pelaksanaan vaksinasi Covid 19.

 

 

 

 

"Kami sudah melaksanakan 75 persen WFH mulau hari ini,  dibantu Kodim 0621 Kabupaten Bogor dan Polres Bogor, ratusan hingga ribuan orang kami vaksinasi Covid 19 tiap harinya," tutur Burhanudin.

 

 

 

Kabag Rumah Tangga Setda Kabupaten Bogor Endah Nurmayanti menjelaskan hasil raoid test antigen hari ini, ada 14 oranh pegawai Setda Kabupaten Bogor yang dinyatakan reaktif Covid 19.

 

 

 

 

"14 orang pegawai Setda Kabupaten Bogor dinyatakan reaktif Covid 19, lalu ia kamj PCR swab test dan isolasi mandiri. Kami melakukan isolasi mandiri karena mereka tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid)," jelas Endah.

 

 

 

 

Mantan Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini melanjutkan melihat besarnya pegawai yang terpapar, ada kemungkinan Setda Kabupaten Bogor di semi lockdown.

 

 

 

 

"Kebijakan semi lockdown itu ada di tangan Asisten Adninistrasi, itu tergantung banyaknya pegawai Setda Kabupaten Bogor yang terpapar atau positif Covid 19," lanjutnya.

 

 

 

 

Informasi yang dihimpun Inilah, selain Setda, klaster perkantoran penyebaran wabah Covid 19 ini terjadi di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Badan Perencana Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang), Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) serta Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). (Reza Zurifwan)