Deding Ishak Minta Penerapan PPKM Mikro dibarengi Pengawasan ketat dan Penegakan Disiplin

Deding Ishak Minta Penerapan PPKM Mikro dibarengi Pengawasan ketat dan Penegakan Disiplin
Foto: Istimewa



NILAH,Bandung- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang  diterapkan Pemerintah provinsi Jawa Barat akan efektif jika dibarengi dengan pengawasan yang ketat, penegakan disiplin yang kuat dan sosialisasi yang luas kepada masyarakat.

“Karena saat ini kita tahu bahwa permasalahan utama adalah longgarnya 
pengawasan, kurangnya disiplin dan pengetahuan yang belum memadai terkait dengan Covid-19 ini,” ujar Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Deding Ishak di Bandung, Minggu (27/6/2021).

Deding berpendapat, untuk mengefektifkan berbagai upaya konkret dan terpadu dalam penanggulangan Covid-19 di Jabar perlu penguatan struktur kelembagaan yang yg ada untuk mengakselerasi penanggulangan dan pemutusan mata rantai Covid-19.dengan melibatkan stake holder strategis seperti TNI, POLRI, MUI, Dewan Pendidikan,Kadin,PGRI, Pramuka dan lainnya. 


Menurut Deding yang juga Ketua Komisi Hukum.dan Ham MUI penguatan 
kelembagaan satgasus ini juga dapat mengoptimalkan koordinasi kebijakan dengan lebih memberdayakan struktur pemerintah setidaknya sampai tingkat desa bahkan ke tingkat RW.

 “Karena untuk penanganan Covid-19 ini semua harus Bersatu untuk 
penanganan pandemik,” ujar Deding yang juga Ketua STAI Yapata Aljawami 
Bandung.

Terlebih, mantan Anggota DPR/MPR RI ini menambahkan bahwa Jabar 
yang menjadi peringkat kedua secara nasional dalam kenaikan angka Covid-19 di Indonesia.  “Oleh sebab itu penanganannya harus benar-benar terstruktur dan  terpadu,” katanya.

Deding mengajak para ulama, ustadz ustadzah da’i dan daiyah untuk
mengedukasi ummat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan covid 19 ini. Tak hanya itu saja, pelaksanaan PPKM Mikro jangan tebang pilih dan tidak memberikan keteladanan kepada masyarakat. 

“Karena penerapan disiplin ditekankan kepada masyarakat sementara mall atau swalayan tetap buka dengan pengunjung yang tidak dibatasi,” ujarnya.

Deding juga meminta semua kepala daerah mencontoh kebijakan yang dilakukan oleh Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto  yang terus melakukan evaluasi berbagai program penanggulangan Covid-19, meningkatkan koordinasi dengan gubernur, walikota/bupati demi keselamatan dan kepentingan dan keselamatan rakyat.

“Kami mengapresiasi Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang sigap
turun ke lapangan memberikan arahan kepada aparat terkait dan melakukan koordinasi dengan Bupati/walikota di Jabar. Bahkan selain ikhtiar lahir ,Bupati Bandung menginisiasi melakukan istighosah untuk keselamatan warga Kabupaten Bandung.  Sebab esensinya yang penting bagaimana kita berikhtiar dan doa itu bisa dikabulkan  Alloh SWT. Karena pada hakekatnya hanya Alloh yang mampu memberikan pertolongan," katanya.(rd dani r nugraha).