BOR Garut 92,87 Persen

BOR Garut 92,87 Persen
istimewa



INILAH, Garut-Seperti diperkirakan, BOR (Bed Occupancy Rate) atau tingkat keterisian tempat tidur ruang inap perawatan pasien kasus Covid-19 di rumah-rumah sakit di Kabupaten Garut terus meningkat dengan terus bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 secara signifikan.

Pada Sabtu (26/6/2021) siang, BOR rumah sakit di Garut bahkan menunjukkan sekitar 92,87 persen. Dari sebanyak 701 tempat tidur disediakan, sebanyak 651 unit di antaranya dalam kondisi terisi pasien positif Covid-19. 

Data dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melalui Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten setempat memperlihatkan, dari sebanyak sembilan rumah sakit termasuk dua tempat isolasi dijadikan rumah sakit darurat, sebanyak tiga rumah sakit di antaranya sudah menunjukkan BOR seratus persen. Yakni RS Umum Tk IV Guntur yang memiliki sebanyak 106 tempat tidur, RS Umum Intan Husada dengan 33 tempat tidur, dan Rusunawa Gandasari dengan 108 tempat tidur. 


BOR di enam rumah sakit lainnya bervariasi mulai 84,62 persen hingga 97,73 persen.

Di RS Umum Nurhayati Garut, dari sebanyak 44 tempat tidur disediakan, sebanyak 43 unit (97,73 persen) di antaranya terisi . Di RS Medina, dari sebanyak 60 tempat tidur, sebanyak 58 unit  (96,67 persen) di antaranya terisi. Di RS Umum Daerah dr Slamet Garut, dari sebanyak 200 tempat tidur tersedia di sana, sebanyak 187 unit  (93,50 persen) di antaranya terisi. Di RS Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jabar, dari sebanyak 60 tempat tidur yang ada, sebanyak 54 unit (90,00 persen) di antaranya terisi. Di RS Umum Annisa Queen, dari sebanyak 26 tempat tidur, sebanyak 22 unit (84,62 persen) di antaranya terisi. 

Berdasarkan keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Humas Muksin sebelumnya, jumlah pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi perawatan rumah sakit di Kabupaten Garut sendiri hingga 25 Juni 2021 mencapai sebanyak 685 orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri sebanyak 4.809 orang.(zainulmukhtar)