Kematian Akibat Covid-19 di Garut Meluas di 41 Kecamatan 

Kematian Akibat Covid-19 di Garut Meluas di 41 Kecamatan 



INILAH, Garut-Pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Garut terus berjatuhan seiring terus melonjaknya jumlah warga terpapar Covid-19 di kabupaten dikenal dengan dodol, jeruk dan domba garutnya itu.

Kematian akibat Covid-19 bahkan kini meluas di 41 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. 

Hal itu terjadi menyusul laporan meninggalnya seorang pasien perempuan terkonfirmasi positif Covid-19 (KC-14927 A) berusia 44 tahun dari Kecamatan Talegong, Jum'at (25/6/2021). Dia terkonfirmasi positif Covid-19 bersama 276 warga Garut lainnya pada 21 Juni 2021. 


Di wilayah Kecamatan Talegong sendiri terdapat sebanyak 111 warga terkonfirmasi positif Covid-19, 75 suspek dan 132 kontak erat. 

Selain KC-14927, berdasarkan keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut, ada sebanyak delapan warga Garut lainnya pada hari sama dilaporkan meninggal dunia terpapar Covid-19. Yaitu perempuan (KC-13177) usia 25 tahun dari Kecamatan Banyuresmi, perempuan (KC-15446 A) usia 56 tahun dari Kecamatan Cibatu, laki-laki (KC-16275 A) usia 53 tahun dari Kecamatan Cisurupan, laki-laki (KC-11112) usia 60 tahun dari Kecamatan Kadungora, perempuan (KC-16348 A) usia 56 tahun dari Kecamatan Karangpawitan, perempuan (KC-13627) usia 52 tahun dari Kecamatan Leuwigoong, perempuan (KC-16444 A) usia 38 tahun dari Kecamatan Pameungpeuk, dan laki-laki (KC-16534 A) usia 66 tahun dari Kecamatan Wanaraja. 

Dengan demikian, akumulasi pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Garut bertambah menjadi sebanyak 682 orang, atau 685 orang. Persentasenya mencapai sekitar 41,24 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 16.535 orang. 

Akumulasi warga terpapar Covid-19 di Garut sendiri meningkat lagi menjadi sebanyak 16.535 orang dengan adanya penambahan volume harian warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 362 orang. Mereka terdiri 301 perempuan dan 161 laki-laki berusia antara satu hari sampai 79 tahun dari 33 kecamatan. 

Hingga kini, hanya ada satu kecamatan tidak terdapat warganya meninggal dunia terpapar Covid-19, yaitu Kecamatan Banjarwangi. Warga terkonfirmasi positif Covid-19 di kecamatan tersebut tercatat mencapai sebanyak 153 orang dengan jumlah suspek sebanyak 32 orang, dan kontak erat sebanyak 191 orang.  

Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut Muksin menyebutkan, terdapat juga penambahan sebanyak 299 pasien positif selesai pemantauan. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 10.432 orang, atau sekitar 63,09 persen. 

"Masih ada sebanyak 4.809 pasien positif Covid-19 isolasi mandiri, dan 685 pasien positif dalam isoalasi perawatan rumah sakit," ujarnya.(zainulmukhtar)