Balita di Garut Meninggal Terpapar Covid-19

Balita di Garut Meninggal Terpapar Covid-19
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Sebanyak enam perempuan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut meninggal dunia, Kamis (24/6/2021). Salah satunya bayi berusia lima tahun.

Keenam perempuan tersebut yakni KC-13824 A berusia 38 tahun dari Kecamatan Cibatu; KC-14562 usia 55 tahun dari Kecamatan Karangpawitan; KC-15569 A usia 69 tahun dan KC-15990 usia 5 tahun dari Kecamatan Kersamanah; KC-16029 usia 52 tahun dari Kecamatan Pameungpeuk; dan KC-14051 usia 62 tahun dari Kecamatan Singajaya.

Daftar pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Garut sejak kasus Covid-19 kali pertama terdeteksi di kota dodol itu pun kian panjang mencapai sebanyak 673 orang atau 676 orang (versi Satgas Covid-19 Garut dengan tiga orang tanpa ada rincian identitas). Mereka didominasi perempuan dengan jumlah sebanyak 369 orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 meninggal dunia dari kalangan laki-laki mencapai sebanyak 304 orang.


Dengan meninggalnya KC-15990 maka pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Garut dari kalangan balita bertambah menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang balita perempuan berusia tiga tahun (KC-12008) asal Kecamatan Banyuresmi juga dilaporkan meninggal dunia terinfeksi Covid-19.

Dari 40 kecamatan terdapat kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut, ada 15 kecamatan merupakan penyumbang terbanyak kasus kematian akibat Covid-19 sejauh ini. Yakni Kecamatan Garut Kota (66 kasus), Tarogong Kidul (65), Cilawu (42), Karangpawitan (43), Tarogong Kaler (40), Banyuresmi (33), Kadungora (28), Wanaraja (27), Bayongbong (26), Leles (23), Sukawening (21), Pangatikan (19), Samarang (18), Cibatu (18), dan Kecamatan Malangbong (15). 

Akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri, merujuk keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Humas yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin, meningkat menjadi sebanyak 16.173 orang dengan adanya penambahan sebanyak 401 kasus baru positif Covid-19. 

Dengan demikian, persentase pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Garut mencapai sekitar 4,16 persen (673 orang) atau 4,17 persen (676 orang) dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 16.173 orang itu.

Dilaporkan pula terdapat penambahan sebanyak 295 orang selesai pemantauan isolasi. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 10.133 orang, 62,65 persen. 

"Ada sebanyak 4.788 pasien positif Covid-19 masih isolasi mandiri, dan sebanyak 576 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," Muksin menambahkan, Jumat (25/6/2021). (Zainulmukhtar)