Kadinkes Kabupaten Cirebon Tumbang Terpapar Covid

Kadinkes Kabupaten Cirebon Tumbang Terpapar Covid
istimewa



INILAH, Cirebon - Penyebaran covid-19 di Kabupaten Cirebon, semakin tidak terkendali. Korbannya, justru Kadinkes Kabupaten Cirebon sendiri, Eni Suhaeni. Dari pesan WhatsApp dengan Kadinkes, Eni mengakui bahwa dirinya tidak merasakan apa-apa. Tapi setelah menghadiri pertemuan disalah satu lembaga, ada informasi beberapa orang terpapar covid.

 

"Saya langsung di swab. Ternyata hasilnya positif. Awalnya memang tidak ada gejala dan saya isolasi mandiri. Namun tiba-tiba saya ada gejala. Mau tidak mau saya harus  isolasi dirumah sakit," ungkap Eni lewat pesan WhatsApp, Kamis (24/6/2021).


 

Masih melalui pesan WhatsApp, Eni menyebutkan saat ini bukan dirinya saja yang terpapar, tapi sudah ada total terkonfirmasi dari kalangan Nakes sebanyak 516 orang. Jumlah tersebut, tercatat sudah ada 430 nakes yang sembuh. Sementara sampai saat ini, ada 86 nakes yang masih terpapar. Mereka ada yang dirawat dan ada yang melakukan isolasi mandiri dirumah.

 

"Ini membuktikan bahwa penyebaran covid di Kabupaten Cirebon makin tidak terkendali. Jangankan masyarakat umum, kami saja dari kalangan kesehatan merasakan bagaimana rasanya terpapar covid-19," jelas Eni.

 

Eni meminta, semua masyarakat waspada dengan penularan covid yang semakin tidak bisa terdeteksi.  Memakai maskerpun bisa tertular, ketika saat makan masker dibuka. Bisa saja, disebelahnya ada orang yang sudah OTG, dan akhirnya menulari diri sendiri. Justru menjaga jarak aman, menjadi salah satu pencegahan penularan covid yang cukup efektif.

 

"Beberapa pegawai Pemkab Cirebon sudah mulai tertular. Tapi saya belum mendapat laporan, apakah ada yang terkonfirmasi lagi dari beberapa OPD yang sekarang sedang lockdown," ucapnya.

 

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, saat ini Kabupaten Cirebon masuk dalam zona merah. Dari 40 Kecamatan, 35 kecamatan masuk dalam zona merah. Ini artinya, penyebaran covid di Kabupaten Cirebon sudah sekitar 87 persen dan sangat mengkhawatirkan. Ironisnya, sebagian besar penyebaran covid, didominasi oleh kluster keluarga.

 

Sampai saat ini, Kasus konfirmasi totalnya sudah 11625 Orang. Untuk konfirmasi Bergejala ada 6022 orang, konfirmasi Tanpa gejala 5603 orang, konfirmasi perjalanan ada 126 orang dan

konfirmasi Kontak Erat sebanyak 5206 orang. 

 

Sementara yang masih dalam Perawatan RS/Isolasi Mandiri ada 1414 orang, dan selesai 

isolasi  ada 9733 orang. Lalu untuk total yang meninggal tercatat ada,

478 orang dan terkonfirmasi baru berjumlah 228 orang. (maman suharman)