75 Persen Kematian Covid-19 di Garut Berusia di Atas 50 Tahun

75 Persen Kematian Covid-19 di Garut Berusia di Atas 50 Tahun
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut didominasi kalangan usia 50 tahun ke atas. Persentasenya mencapai sekitar 75 persen. 

Dari akumulasi pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut hingga per 21 Juni 2021 sebanyak 644 orang, sekitar 75, 46 persen atau tepatnya sebanyak 486 orang di antaranya dari kalangan usia 50 tahun ke atas. Perbandingan jumlah perempuan maupun laki-lakinya sama, 243 orang. 

Dari sebanyak 486 orang berusia 50 tahun ke atas yang meninggal akibat Covid-19 itu, sekitar 59,67 persen atau tepatnya sebanyak 290 orang di antaranya dari kalangan lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas. Mereka terdiri 130 perempuan dan 160 laki-laki dengan usia tertua 95 tahun. 


Akumulasi pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri meningkat menjadi sebanyak 644 orang dengan adanya penambahan kasus baru kematian pasien terpapar Covid-19 sebanyak 17 orang. Atau bertambah sekitar 2,71 persen dari sebelumnya sebanyak 627 orang.

Dengan jumlah pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 sebanyak 644 orang maka persentase kematian pasien terpapar Covid-19 di Garut kini mencapai sekitar 4,3 persen dari total akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 14.969 orang. 

Hal yang memprihatinkan, sebanyak 220 pasien positif Covid-19 meninggal dunia terjadi hanya dalam rentang tiga pekan terakhir ini, per 1 hingga 21 Juni 2021. Dengan kata lain, ada penambahan sekitar 51,8 persen kasus kematian akibat Covid-19 di Garut selama tiga pekan dari jumlah kasus kematian akibat Covid-19 sebelumnya yang mencapai 424 orang. Bila dirata-ratakan maka terdapat sepuluh orang meninggal dunia terpapar Covid-19 di Garut setiap harinya selama tiga pekan. 

Dari penambahan 220 pasien meninggal terpapar Covid-19 itu, sekitar 71,8 persen atau tepatnya 158 orang di antaranya dari kalangan usia 50 tahun ke atas. Sisanya sekitar 28,1 persen atau 62 orang dari kalangan usia 49 tahun ke bawah dengan usia termuda tiga tahun.

Merujuk data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, selama periode 1-21 Juni 2021 itu juga terdapat penambahan sebanyak 4.944 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Atau bertambah sekitar 49,31 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebelumnya yang mencapai sebanyak 10.025 orang. 

Sedangkan penambahan pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 hanya mencapai sekitar 14,23 persen, tepatnya sebanyak 1.220 orang dari akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 sebelumnya yang mencapai sebanyak 8.568 orang. 

Hingga kini, masih terdapat sebanyak 4.534 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri maupun dalam perawatan rumah sakit.

"Sebanyak 536 pasien positif Covid-19 masih dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak 3.998 pasien positif isolasi mandiri," kata Muksin. (Zainulmukhtar)