Sami Sade Dorong Wisata Klapanunggal

Sami Sade Dorong Wisata Klapanunggal
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bandung - Klapanunggal harus memanfaatkan potensi wisata. Sami Sade bisa mendukung pembangunan infrastruktur menuju destinasi.

Bupati Bogor Ade Yasin mengharapkan setu, danau, dan gua alam yang berada di gunung kapur  Taman Pemandian Sodong dan potensi objek wisata alam lainnya di Kecamatan Klapanunggal bisa lebih maju lagi sebagai usaha jasa wisata.
Apalagi, mulai tahun ini Pemkab Bogor dengan total anggaran Rp311,8 miliar memberikan bantuan keuangan untuk 416 pemerintah desa melalui program satu miliar satu desa (Sami Sade).

“Program Sami Sade bisa dipergunakan untuk membangun jalan, tanggul penahan tanah (TPT), drainase, jembatan atau infrastruktur milik desa menuju objek-objek wisata. Dengan terbangunnya infrastruktur yang baik, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempar bisa mengelola objek wisata yang nyaman hingga banyak dikunjungi wisatawan dan akan menambah pendapatan masyarakatnya,” kata Ade Yasin kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).


Wanita berusia 52 tahun yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini meminta pemerintah desa maupun Bumdes mengelola objek-objek wisata alam tersebut.

“Harapan saya, pemerintah desa melalui Bumdes mengelola objek wisata alamnya. Selain ada peningkatan pendapatan masyarakat, pendapatan asli desa juga bakal ikut meningkat. Silahkan bekerja sama dengan Perhutani atau pihak lainnya,” pintanya.

Karena di wilayah Kecamatan Klapanunggal banyak usaha galian C, baik yang legal maupun ilegal, Ade Yasin memerintahkan Camat Klapanunggal, Kosasih, untuk menata atau menertibkannya.

“Jangan sampai usaha atau proyek galian C dengan efek negatif seperti debu, rusaknya infrastruktur dan lainnya malah menjadi hambatan berkembangnya usaha jasa pariwisata di sembilan desa yang ada di Kecamatan Klapanunggal. Saya minta Camat Klapanunggal untuk menata atau membenahi permasalahan ini,” tegas Ade.

Camat Klapanunggal Kosasih menjelaskan sembilan pemerintah desa yang ada di wilayahnya  sedang mendata sejumlah potensi objek wisata alam dan merintis usaha jasa pariwisatanya.

“Pemerintah desa saat ini dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan Perhutani sedang merintis usaha jasa pariwisata. Secepatnya sesuai arahan Bupati Bogor Ade Yasin kami akan membentuk Bumdes,” jelas Kosasih. (Reza Zurifwan)