DPRD Kota Bandung Apresiasi Dibangunnya Homestay di Kampung Wisata Literasi Cinambo

DPRD Kota Bandung Apresiasi Dibangunnya Homestay di Kampung Wisata Literasi Cinambo
net



INILAH, Bandung - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Achmad Nugraha mengapresiasi dibangunnya homestay di Kampung Wisata Literasi Cinambo, kala menghadiri pelatihan tata kelola homestay yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, akhir pekan lalu.

Achmad mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya inovasi tersebut dalam meningkatkan pariwisata Kota Bandung. Menurutnya, dengan adanya homestay dapat menjadi alternatif pilihan bagi wisatawan. Kendati demikian, dia berharap tetap ada kearifan lokal yang disajikan guna menambah daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Kampung Wisata Literasi Cinambo.

"Di masa pandemi ini kita harus terus berinovasi, untuk bertahan membangun perekonomian dari pariwisata. Konsep wisata ini bisa menguntungkan bagi kita sebagai penggerak pariwisata. Homestay yang menjadi salah satu fasilitas, tidak boleh meninggalkan kearifan lokal, budaya, tradisi dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat lokal. Seperti di kampung literasi ini dengan atraksi wisata di bidang edukasi ini. Karena itu semua akan menjadi daya tarik dan pengalaman yang berbeda,” ujar Achmad.


Selain itu, Achmad juga mengingatkan agar penggerak wisata untuk terus memerhatikan kenyamanan, keasrian dan kebersihan. Dia pun mengharapkan, dari pelatihan yang dilakukan nantinya mampu menghasilkan penggerak wisata andal dan profesional.

"Saya akan mampir ke Cinambo untuk memantau bagaimana keadaan dan situasi disana. Untuk melihat apa yang harus diperhatikan lebih, dari desa wisata ini. Harapan saya pelatihan ini harus mendapatkan hasil yang maksimal untuk mencetak penggerak wisata di Cinambo semakin handal dan profesional. Disbudpar Kota Bandung harus melakukan promosi untuk mengenalkan desa wisata ini. Kita harus siap bersama-sama berlomba untuk mengajak wisatawan meng-explore semua pesona wisata Kota Bandung,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu penggerak Kampung Wisata Literasi Cinambo Nonih Suarsih mengatakan, dasar dibangunnya program tersebut tidak lepas dari banyaknya permintaan dari sejumlah pihak kala menjalani penelitian di Kampung Literasi Cinambo. Sehingga dinilai menjadi peluang dalam membangun wilayah tersebut menjadi lebih baik lagi.

"Kampung Literasi di Cinambo sering sekali menjadi pusat penelitian mahasiswa dalam negeri dan luar negeri. Banyak sekali yang menanyakan terkait homestay. Sayangnya kami belum mempersiapkan itu sama sekali dan saya rasa ini menjadi peluang bagi kami untuk membangun Kampung Wisata dengan fasilitas homestay,” jelasnya. (Yuliantono)