Langgar Prokes, 11 Gerai McD di Bandung Disanksi, 3 Disegel, Dua Ditutup

Langgar Prokes, 11 Gerai McD di Bandung Disanksi, 3 Disegel, Dua Ditutup
Foto: Istimewa



INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) menjatuhkan sanksi kepada 11 resto cepat saji McDonald's di 10 wilayah kecamatan. Dari 11, tiga gerai disegel, dan dua gerai ditutup sementara. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Idris Kuswandi mengatakan, tiga gerai yang disegel yaitu berada di Buah Batu, Cibiru, dan Kopo Mas. 

“Dua yang ditutup tanpa segel dihentikan oleh kecamatan di dua kecamatan. Sanksi ini kita ambil tegas karena berdampak kepada munculnya kerumunan,” kata Idris pada Kamis (10/6/2021). 


Atas kejadian itu dituturkannya, Satpol PP Kota Bandunng memanggil pengelola restoran cepat saji dimintai keterangan. Lalu memberikan sanksi denda administrasi, dan penghentian kegiatan sementara waktu.

“Untuk pelanggaran yang sudah dilakukan tentunya ada konsekuensi. Kita kenakan ketentuan sebagaimana Perwal PSBB, untuk administrasi yakni Rp 500.000,” ucapnya. 

Dijelaskannya, pengelola resto cepat saji tersebut memberikan keterangan bahwa pada Rabu, (9/6) merupakan hari pertama peluncuran edisi khusus makanan yang berkolaborasi dengan grup musik ‘boyband’ asal Korea Selatan.

“Mereka memiliki 11 gerai di 10 kecamatan (di Kota Bandung). Kemudian promo ini mereka tidak memprediksi seperti ini. Faktanya terjadi kerumunan dan prokesnya tidak berjalan dengan baik,” ujar dia. 

Idris menuturkan, pengelola sepakat menghentikan sementara kegiatan penjualan promosi edisi special tersebut. Gerai akan kembali dibuka apabila telah menyiapkan pengaturan protokol kesehatan (prokes).

“Mereka bersedia menghentikan sementara sampai prokes dipenuhi. Kalau pun lakukan promo seperti apa nanti dikoordinasikan dengan Disdagin dan Satgas penanganan Covid-19 untuk cara, teknik dan bentuknya,” jelasnya. 

Meski telah ada tindakan, dia memastikan aktivitas di restoran cepat saji asal Amerika tersebut akan mendapat perhatian khusus agar tidak lagi terjadi pelanggaran prokes di masa pandemi Covid-19. 

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Satpol PP Kota Bandung menindak adanya kerumunan di gerai McDonald's Kota Bandung. 

"Sanksinya pasti ditutup, dan teknisnya bagaimana, Satpol PP serta Satgas Covid-19 telah melakukan tindakan," kata Oded seusai memantau vaksinasi di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung. (Yogo Triastopo)