SD GagasCeria Siap Laksanakan PTM Terbatas

SD GagasCeria Siap Laksanakan PTM Terbatas
Dokumentasi (okky adiana)



INILAH, Bandung - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dilakukan oleh seluruh sekolah di Indonesia pada Juli 2021 mendatang. Kendati begitu, pembukaan sekolah ini dilaksanakan dengan sangat hati-hati, melihat data lonjakan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Aktivitas PTM terbatas ini dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan.

Hal ini pun dilakukan oleh SD GagasCeria Kota Bandung. Sekolah yang berpusat di Jalan Malabar ini mengikuti PTM terbatas dengan sangat hati-hati. Wajib bagi guru melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat.


"Kalau kita (SD GagasCeria) sudah melakukan vaksin yang kedua. Mudah-mudahan tidak ada gangguan apa-apa, baik siswa, guru, dan karyawannya," ujar Guru Wali Kelas 3 SD GagasCeria, Ana, Rabu (9/6/2021).

Dia mengatakan pihak sekolah sudah melakukan survei kepada masing-masing orang tua. Hasilnya adalah, PTM terbatas yang sudah disetujui oleh orang tua sebanyak 10 sampai dengan 25 persen. Pihak sekolah tidak akan memaksa orang tua, apakah PTM terbatas ataupun tidak.

"Kami sudah mengeluarkan surat, orang tuanya sudah mengizinkan atau belum," kata Ana.

Dia menambahkan, sebelum masuk kelas, seluruh siswa yang mengikuti PTM terbatas ini harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya, urutan masuk kelas, seluruh tubuh dan tas di semprot sanitizer, cuci tangan, cek suhu tubuh, dan harus memakai masker medis3 lapis.

"Sementara kantin tutup, karena waktunya juga sebentar. Ketika pulang sekolah, urutannya juga sama, cuci tangan dan di semprot dulu sama hand sanitizer. Orang tua langsung jemput, tapi satu-satu, dan tidak boleh bareng bersamaan," ucapnya. (okky adiana)