Tembus 100 Kasus per Hari, Dinkes Minta Masyarakat Perketat Prokes

Tembus 100 Kasus per Hari, Dinkes Minta Masyarakat Perketat Prokes
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara. (yogo triastopo)



INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, penyebaran kasus positif Covid-19 di Kota Bandung berlangsung dinamis. Penyebaran Covid-19 memang mengalami peningkatan, namun kasus tertinggi masih terjadi pada Januari lalu.

"Angka harian positif Covid-19 di Kota Bandung sampai saat ini tembus hingga 114 kasus. Memang angka harian positif beberapa kali tembus hingga 100 kasus. Tetapi pada hari-hari lainnya di bawah 100 kasus. Namun tidak mencapai titik tertinggi," kata Ahyani pada Rabu (9/6/2021).

Dijelaskan dia, kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bandung, juga terjadi di tingkat nasional, provinsi dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Mobilitas atau pergerakan masyarakat saat ini, tidak terbatas dan berpotensi dalam penyebaran virus.


Karenanya, penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi kerumunan dan mengurangi mobilitas harus dilakukan. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro harus terus dilakukan.

"Semua harus disiplin untuk 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas), dan pelaksanaan PPKM optimal di tingkat rukun tetangga (RT)," ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang bergejala di rumah sakit sudah mencapai 79 persen. Kondisi tersebut, dinilainya memerlukan perhatian lebih.

"Kota Bandung ada pergerakan, terutama yang bergejala. Di tempat intensive care unit (ICU), orang bergejala saat ini tingkatnya lebih tinggi. Di sini perlu adanya atensi yang lebih tinggi," kata Ema. (yogo triastopo)