Terapkan Pencegahan Covid-19, SI Labeli SafeGuard SIBV untuk BPKP

Terapkan Pencegahan Covid-19, SI Labeli SafeGuard SIBV untuk BPKP
istimewa



INILAH, Bandung - PT Surveyor Indonesia (SI) memberikan label SafeGuard SIBV kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pekan lalu. Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis SI Rosmanindar Zulkifli mengatakan, sertifikasi itu merupakan kali pertama diberikanuntuk instansi pemerintahan.

Dia menegaskan, pemberian label tersebut menandakan BPKP telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan dalam pencegahan penanganan Covid-19.

“BPKP yang pertama mendapatkan label SafeGuard SIBV sebagai pengakuan atas implementasi penanganan Covid-19,” kata Rosmanindar, akhir pekan lalu. 


Menurutnya, SI melakukan proses penilaian sejak Februari 2021 sebelum memberikan label SafeGuard SIBV kepada BPKP dengan parameter di antaranya menyangkut sarana dan prasarana dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Perolehan label tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membantu mencegah penyebaran rantai Covid-19 di Indonesia. 

“Dengan pemberian label ini akhirnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Terkait proses audit label SafeGuard SIBV, Rosmanindar mengaku hal tersebut dilakukan SI dan Bureau Veritas Indonesia berlaku selama enam bulan dan bisa diperpanjang setelah dilakukan audit ulang.

“Sertifikasi ini mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), dan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” sebutnya.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi Agustina Arumsari mengatakan pemberian label SafeGuard SIBV merupakan bentuk ikhtiar atau usaha dalam memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan BPKP. Sejak ada pandemi, BPKP diakuinya telah melakukan berbagai cara mencegah penularan Covid-19. 

“Dengan label SafeGuard SIBV ini membuat pegawai, ataupun tamu menjadi aman dan nyaman serta seluruh kegiatan yang ada di BPKP sudah memenuhi standar protokol pencegahan Covid-19,” jelasnya. (Doni Ramdhani)