Disdik DKI Belum Putuskan Ikuti Arahan Skema PTM dari Presiden

Disdik DKI Belum Putuskan Ikuti Arahan Skema PTM dari Presiden
Ilustrasi (antara)



INILAH, Jakarta - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta belum memutuskan untuk mengikuti arahan skema pembelajaran tatap muka dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyusul rencana uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap kedua di sekolah, Rabu (9/6).

"Kita belum mengadopsi yang arahan Pak Presiden. Pakai yang ada dulu," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah di Jakarta, Selasa.

Presiden Jokowi, sebelumnya meminta PTM di sekolah maksimal berlangsung dua jam setiap harinya, dengan hanya dua hari dalam seminggu, serta siswa yang hadir dalam pembelajaran tatap muka di sekolah hanya 25 persen siswa.


Skema uji coba sekolah tatap muka di Jakarta pada tahap pertama, menggunakan skema jumlah siswa di kelas maksimal 50 persen dari kapasitas, kemudian durasi belajar 3-4 jam per hari.

Selain itu, uji coba sekolah tatap muka pada tahap pertama berlangsung tiga hari, yakni Senin untuk kelas 4 SD, 7 SMP dan 10 SMA.

Berikutnya, Rabu untuk siswa kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA, serta Jumat untuk kelas 6 SD, 9 SMP dan 12 SMA.

"Sementara sampai saat ini arahannya masih seperti dulu kalau Jakarta," ujarnya.

Pemprov DKI sebelumnya telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka tahap pertama di 85 sekolah semua jenjang mulai 7 April hingga 29 April 2021.

85 sekolah itu tersebar di enam kabupaten/kota, dengan yang tersebar di Kepulauan Seribu 25 sekolah, di Jakarta Selatan 25 sekolah, di Jakarta Timur 10 sekolah, di Jakarta Pusat 18 sekolah, di Jakarta Barat, dan enam sekolah di Jakarta Utara. (antara)