DPRD Kota Bandung Apresiasi Kehati-hatian Disdik pada PTM Terbatas

DPRD Kota Bandung Apresiasi Kehati-hatian Disdik pada PTM Terbatas
Foto: Syamsuddin Nasoetion



INILAH, Kota Bandung - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Tedy Rusmawan mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik), yang menyikapi pelaksanaan Pendidikan Tatap Muka (PTM) Terbatas dengan hati-hati, guna mencegah penularan Covid-19.

Kala meninjau simulasi di SDN 263 Rancaloa, Cipamokolan, Senin lalu, dengan didampingi Sekretaris Disdik Kota Bandung Cucu Saputra, Tedy mengatakan pihak SDN 263 Rancaloa sudah siap dalam pelaksanaan PTM Terbatas, yang dijadwalkan pada awal Juli mendatang. Khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

"Hasil dari tinjauan tadi, secara keseluruhan, sekolah tampaknya sudah siap untuk menggelar PTM terbatas nanti. Bahkan, dari informasi awal yang kita dapatkan, ketika pembelajaran dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB, ternyata praktik di lapangan pada pukul 09.00 WIB pembelajaran sudah selesai, sehingga hanya dua jam saja, dan tidak ada masa istirahat. Dengan demikian sekolah sangat berhati-hati sekali dalam menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.


"Didalam kelas tadi kita lihat hanya diisi oleh 20-25 persen saya dari total daya tampung kelas atau hanya enam orang saja, dengan jarak antar meja 1,5 meter. Kalau melihat kondisi seperti ini, ya sedih juga, karena seorang guru akan mengajar hanya untuk enam orang saja secara tatap muka langsung. Tapi demi protokol kesehatan, hal itu harus tetap dilakukan," sambungnya.

Selain itu, dia pun mengaku bersyukur karena tenaga pendidik di SDN 263 Rancaloa sudah menjalani dua kali vaksinasi sesuai program yang direncanakan. Sehingga secara protokol SD tersebut sudah layak untuk menggelar PTM Terbatas.

"Mudah-mudahan, diharapkan pada masa simulasi kesiapan PTM terbatas yang dimulai hari ini sampai tanggal 18 Juni nanti, setiap satuan pendidikan dapat lancar melaksanakannya," harapnya. (Yuliantono)