Pertamina Ingin Bangun 200 Pertashop di Bogor Raya

Pertamina Ingin Bangun 200 Pertashop di Bogor Raya
istimewa



INILAH, Bogor-Pertamina melakukan sosialisasi Pertashop kepada pengurus koperasi, BUMDes dan pondok pesantren di Bumi Tegar Beriman, mereka menargetkan 200 Pertashop terbangun di Bogor Raya.

"Pertamina menargetkan di Bogor Raya terbangun 200 Pertashop, oleh karena itu kami melakukan sosialisasi baik offline maupun online kepada  pengurus koperasi, BUMDes dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bogor," ujar Sales Branch Manager Jabode Rayon VIII Pertamina Firdaus Sustanto  yang ditemui wartawan di Gedung Setda Kabupaten Bogor, Selasa, (8/6).

Ia menerangkan banyak keuntungan apabila koperasi, BUMDes dan pondok pesantren melaksanakan usaha Pertashop, bermodal lahan yang tak luas dan uang sebesar Rp 236 juta bisa memulai usaha jual bahan bakar minyak (BBM).


"Modal usaha untuk memulai usaha Pertashop ini sangat terjangkau, untung dari penjualan premium, pertalite, pertamax dan lainnya juga lebih besar ketimbang SPBU atau 10 persen dari nilai beli BBM yang lalu dikali jumlah BBM yang terjual," terangnya

Firdaus menuturkan selain pengusaha Petashop yang mendapatkan untung, masyarakat pembeli BBM juga meraih untung karena Pertashop lebih dekat dengan pemukiman warga.

"Jikalau tadinya masyarakat beli BBM eceran dengan harga lebih mahal, dengan adanya Pertashop maka mereka bisa membeli BBM di Pertashop dengan harga yang sama dengan SPBU," tutur Firdaus.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor Nuradi berharap dengan adanya Pertashop dapat memulihkan pendapatan ekonomi masyarakat Bumi Tegar Beriman.

"Tawaran peluang kemitraan dari Pertamina ini harus diambil oleh pengurus koperasi, BUMDes dan pondok pesantren karena modalnya tak besar dan profit untungnya sangat menggiurkan," ungkap Nuradi.

Mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian ini menjelaskan bahwa Pemkab Bogor akan memudahkan perijinan usaha Pertashop asalkan sudah memenuhi syarat dan aturan yang berlaku.

"Nanti kami akan kordinasikan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis terkait, agar usaha Pertashop ini dibantu atau diberikan kemudahan proses perijinannya, asalkan syarat dan aturannya sudah sesuai. Dalam pembangunan Pertashop ini, baik Pertamina maupun kami juga akan melakukan kajian hingga para pengusaha Pertashop tidak mengalami kerugian karena sepi pembeli BBMnya," jelasnya. (Reza Zurifwan)