Banyak ASN Dukung Komentar Pedas Bupati Cirebon

Banyak ASN Dukung Komentar Pedas Bupati Cirebon
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Munculnya komentar Bupati Cirebon Imron yang menyebut sudah mengantongi nama nama pejabat yang culas, direspons positif kebanyakan ASN Pemkab Cirebon. Menurut mereka, bupati seperti sudah kesal karena selama ini banyak pejabat terlebih eselon II yang tidak menganggap keberadaan Imron.

"Saya respons dan saya dukung apa yang dikatakan bupati. Ini bukti nyata bahwa selama ini beliau punya konsep tersendiri dalam memahami kinerja anak buahnya," kata salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya, Senin (7/6/2021).

Hal senada dikatakan beberapa ASN lainnya. Menurut mereka, kapan lagi bupati tidak dari sekarang melakukan gebrakan secara nyata. Komentar pedas seperti itu, harusnya diterjemahkan secara logika oleh bawahannya. Ini sebagai bentuk teguran supaya mereka yang berniat culas mengurungkan niatnya.


"Ini teguran yang cukup keras. Baru kali ini bupati mengeluarkan pernyataan seperti ini. Jangan sampai bawahannya menyalah artikan pernyataan ini," jelas sumber ASN yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, pengamat politik Cirebon Sutan Aji menilai selama ini ada dugaan pihak luar ikut memainkan peran politik di sektor strategis. Hal itu menurutnya sudah menjadi rahasia umum sebab bisa diidentifikasikan secara sederhana. Hal itu bisa terlihat apakah visi sebagai tujuan utama  diimplementasikan demi kepentingan rakyat banyak ataukah segelintir orang saja.

"Maksudnya ada oligarki. Logikanya global dan nasional pun memiliki remote control, apalagi hanya skala lokal. Pertanyaan selanjutnya, apakah ini merupakan kartel-kartel nasional. Jika memang demikian adanya, ya jalan satu satunya cara, harus bisa membongkar permainan jaringannya," tutur Aji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Cirebon Imron mengaku sudah mengantongi nama nama oknum pejabat Pemkab Cirebon yang culas. Hal itu berkaitan dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat, terkait sikapnya selama ini yang dianggap diam. Imron mengaku, kesan diam selama ini, merupakan upaya untuk melihat seberapa baik kinerja pejabat selama ini.

Menurutnya, selama dua tahun lebih menjadi orang nomor satu di Kabupaten Cirebon, dirinya memahami betul mana yang kinerjanya bagus, mana yang kerjanya hanya istilah asal bapak senang (ABS). 

Imron menilai, justru dengan sikap diam nya selama ini, akhirnya banyak pejabat yang terjebak bahkan menganggap dirinya bodoh. Disinilah Imron mulai paham dan menemukan nama nama pejabat yang dinilai tidak konsisten dalam melaksanakan tugasnya. (Maman Suharman)