Kasus Covid-19 Terus Meningkat, BOR RSU Garut Naik Jadi 75% 

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, BOR RSU Garut Naik Jadi 75% 
istimewa



INILAH, Garut-Terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut membuat BOR (Bad Occupancy Rate), atau tingkat keterisian ruang perawatan, di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Garut terus meningkat.

Hanya dalam rentang tiga hari, BOR RSU di Garut meningkat dari 47 persen menjadi 75 persen, dengan penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai rata-rata sebanyak 114 orang per hari.

"BOR kita di angka sekitar 75 persen. Dan untuk Covid-19, kita sekarang merawat 105 yang mempunyai gejala sedang dan berat," kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat melakukan inspeksi bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Garut Bambang Hafid ke RSU dr Slamet Garut Jalan RSU Kecamatan Tarogong Kidul, Jum'at (4/6/2021).


Rudy menyebutkan, pasien Covid-19 dirawat di RSU dr Slamet Garut hanya mereka yang terindikasi bergejala sedang dan berat. Sedangkan pasien Covid-19 bergejala ringan dirawat di tempat isolasi lain yang aman.

Rudy menjamin, kendati pasien Covid-19 dirawat isolasi terus bertambah, RSU Garut tetap akan melayani pasien umum. Rudy bahkan berjanji akan menambah lagi ruangan di rumah sakit tersebut guna menunjang pelayanan prima kepada masyarakat Garut.

"Saya kira rumah sakit harus mampu untuk mengatur di IGD (Instalasi Gawat Darurat). Ini yang terpenting di IGD cepat statusnya. Saya minta para dokter untuk cepat supaya status yang pulang secepatnya ditentukan sepagi mungkin supaya nanti bisa diganti oleh para mereka yang menunggu di IGD !" ujarnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, hingga per 4 juni 2021, jumlah pasien positif Covid-19 masih dalam isolasi perawatan rumah sakit mencapai sebanyak 428 orang, dan yang isolasi mandiri sebanyak 732 orang. 

Sebelumnya, Selasa (1/6/2021), Wabup Garut Helmi Budiman mengatakan, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di Garut mencapai 47 persen. Jumlah pasien positif Covid-19 sedang dalam isolasi perawatan rumah sakit hari itu mencapai sebanyak 360 orang, dan yang isolasi mandiri sebanyak 670 orang.

Helmi menyebutkan, secara keseluruhan Kabupaten Garut memiliki 450 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19. Sebanyak 200 tempat tidur di antaranya ada di RSU dr Slamet Garut.(zainulmukhtar)