Euro 2020 Segera Bergulir, Robert Alberts Tak Tertarik

Euro 2020 Segera Bergulir, Robert Alberts Tak Tertarik
net



INILAH, Bandung - Para pecinta sepak bola dalam waktu dekat akan kembali dimanjakan. Pasalnya, dalam waktu dekat gelaran Euro 2020 akan segera digulirkan.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, 24 negara yang akan bersaing menjadi yang terbaik di Benua Biru itu akan digelar pada 11 Juni hingga 11 Juli mendatang. 

Meski demikian, hal itu tidak berlaku bagi pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda ini hanya ingin fokus pada timnya ketimbang memperhatikan persaingan di Euro 2020. 


"Saya belum tahu, karena kami kini tengah berlatih di pramusim dengan latihan yang intensif. Ada latihan pagi dan ada juga sesi berikutnya di sore hari," ujar Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung. 

Dengan alasan itu juga, Robert tidak memiliki waktu untuk menyaksikan setiap pertandingannya. Terlebih, jadwal pertandingan digelar pada dini hari.

"Pertandingan Euro itu biasanya disiarkan pukul 2-3 dini hari dan itu tidak bisa disaksikan oleh pemain. Kami tidak bisa menyaksikan itu, mungkin saja bisa menyaksikan siaran ulangnya dan itu tergantung pemainnya," katanya.

Robert memastikan tidak akan membatasi para pemainnya untuk menyaksikan pertandingan Euro 2020. Namun, dia meminta untuk menyaksikan tayangan ulangnya saja. 

"Jika mereka tertarik maka silakan menyaksikan (siaran ulang) dan saya juga jika ada waktu luang saya selalu menyempatkannya tapi waktu saya juga sangat terbatas. Apalagi untuk bangun jam 2-3 dini hari lalu di pagi harinya pukul 6 harus pergi latihan itu tentu tidak disarankan," jelasnya.

Terkait mengenai Belanda, Robert memastikan tidak memfavoritkannya meski itu adalah negara asalnya. Dia yakin, banyak tim yang memberikan kejutan di Euro 2020 nanti. 

"Sudah sering saya bilang tidak (memfavoritkan Belanda). Jerman yang kerap menunjukkan mentalitas dan memainkan sepak bola yang efektif. Sedangkan Belanda sudah sangat lama diam di tempat," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)