Bupati Bandung Gandeng Dua Pabrik Atasi Kelangkaan Pupuk

Bupati Bandung Gandeng Dua Pabrik Atasi Kelangkaan Pupuk
Foto: Dani R Nugraha



INILAH,Bandung- Bupati Bandung Dadang Supriatna menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Indonesia Pangan untuk distribusi pupuk di Kabupaten Bandung. 

Penandatanganan kerjasama juga dalam rangka peluncuran Program Sistem Bertani Dengan Agro Solution (Sibedas) ini dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Soreang, Rabu (3/6/2021) malam. Program ini merupakan terobosan dalam rangka pembangunan sektor pertanian yang menjadi bagian dari Progran 99 Hari Kerja Bupati Bandung/Wakil Bupati Bandung.

"Saya melakukan terobosan yang mudah-mudahan bisa menambah keyakinan dan semangat bagi para petani. Sebab selama ini mereka merasa masih kekurangan pupuk yang didistribusikan ke Kabupaten Bandung," kata Dadang.


Dadang berharap, dengan kerjasama ini akan memperlancar semua pupuk yang dibutuhkan para petani. Ia juga menandaskan pemerintah harus hadir manakala saat panen raya terjadi penurunan harga dari standar yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

 "Maka kami siapkan subsidi agar para petani ini terus bersemangat untuk bertani," ujarnya.

Masalah lainya lanjut Dadang, yang menjadi kendala adalah masih banyak  petani yang belum mendapatkan subsidi. Karena mereka masih banyak yang belum mendapatkan Nomor Induk Kelompok (NIK). Padahal NIK ini dijadikan dasar untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Baru ada 40 ribuan petani yang sudah membuat NIK. Kalau semuanya sudah terdaftar, tidak ada hambatan lagi bagi para petani untuk mendapat bantuan pemerintah pusat," ujarnya.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Maryadi mengatakan, MoU ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, dengan mengawal proses distribusi pupuk, sehingga tidak lagi ada kelangkaan pupuk.

"Dengan kerjasama seperti ini,  akan bisa lebih menjamin kesejahteraan petani dan mereka bisa lebih meningkatkan produksinya," katanya.(rd dani r nugraha).